Depok Miliki 60 Ribu Warga Tanpa Ijazah

Depok Miliki 60 Ribu Warga Tanpa Ijazah

HarianDepok.com – Berita , Ada sekitar 60 ribu orang di Depok belum mempunyai ijazah. Kini, pemerintah menyisir area tersebut untuk disertakan dalam paket pembelajaran Program A, B dan C.

Kepala Dinas Pendidikan Depok Herry Pansila mengatakan, pihaknya akan menjaring 20 ribu orang pada tingkat yang berbeda dalam tahap awal. Pada 2015, ditargetkan seluruh warga Depok sudah memiliki ijazah.

“Diperkirakan bahwa ada 40-60 ribu orang yang tidak memiliki ijazah, rata-rata jika lebih dari 20 tahun wajib kami jaring,” kata Herry, Senin, (8/9).

Herry mengatakan optimalisasi organisasi Pusat Kegiatan Belajar-Mengajar (PKMB) ini sejalan dengan 12 tahun program wajib belajar yang diluncurkan Depok. Tujuannya adalah supaya warga warga Depok bisa belajar dan dapat mengantongi gelar yang akan diperlukan untuk masa depan.

“Dengan mengoptimalkan PKBM, kami merekrut orang yang tidak memiliki ijazah,” katanya.

Mengajak warga untuk kembali belajar itu tidak mudah, terutama bagi mereka yang lebih tua. Tapi Departemen Pendidikan optimistis mencapai target 2015 semua warga negara memiliki ijazah sudah tercapai.

Dalam hal ini, sejak Mei lalu, pemerintah telah agresif menyisir bagian dari Depok untuk menarik orang-orang yang tidak berijazah.

“Sistem ini proaktif. Kam akan jemput mereka di terminal, pusat perbelanjaan, dan semua tingkat akan kita capai,” kata Herry.

Herry mengatakan seluruh proses PKMB  didanai oleh pemerintah. “Termasuk saat ujian, semuanya gratis,” ucap Herry. Sementara program prioritas pemerintah bagi warga Depok, tidak mengecualikan daerah sekitar Depok untuk ikut merasakannya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)