Freeport Sepakat Tingkatkan Divestasi Pada Indonesia

Freeport Sepakat Tingkatkan Divestasi Pada Indonesia

HarianDepok.com – Bisnis , Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung menyatakan bahwa PT Freeport Indonesia telah setuju untuk melepaskan 20,7 persen kepemilikannya dalam saham kepada Pemerintah Indonesia, menambah 9,3 persen yang saat ini dimiliki oleh pemerintah.

“Freeport telah menandatangani nota kesepahaman dan sepakat untuk melakukan divestasi 30 persen sahamnya,” kata Chairul Tanjung.

Chairul menjelaskan bahwa dengan memiliki 9,3 persen saham Freeport, pemerintah tidak memiliki kekuatan untuk tagihan dividen dari perusahaan. Chairul menambahkan bahwa pemerintah saat ini dan baru harus duduk bersama untuk mencari dividen dari Freeport. Namun, dia mengakui bahwa upaya itu terhambat karena pemerintah memberlakukan larangan pada perusahaan untuk mengekspor produksinya.

Menteri Keuangan Chatib Basri menyambut niat Freeport untuk mendivestasikan hingga 30 persen sahamnya kepada pemerintah.

“Kepemilikan saham lebih besar akan lebih baik untuk Indonesia,” kata Chatib di kantornya kemarin.

Berdasarkan perhitungan pemerintah, Indonesia hanya menerima sekitar setengah dari jumlah yang harus dibayar oleh Freeport. Sisa pembayaran terhambat karena pemerintah memberlakukan larangan ekspor selama proses renegosiasi kontrak pertambangan.

Sementara Effendi Simbolon, anggota komisi DPR di bidang energi, mengatakan penghematan dari BBM bersubsidi akan digunakan untuk mengembangkan sektor energi. Akibatnya, isu peningkatan beban pada anggaran nasional karena BBM bersubsidi tidak akan terjadi lagi.

“Kalau dipindahkan ke sektor produktif tetapi tidak secara langsung meningkatkan sektor energi, semuanya akan terjadi lagi,” katanya, Sabtu.

Sebelum mengakhiri masa jabatannya, pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono telah memutuskan untuk mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi. Alasannya adalah karena volume BBM bersubsidi telah dipotong dari 48 juta kiloliter menjadi 46 juta kiloliter.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: