JJ Rizal: Depok Butuh Perpustakaan

JJ Rizal, Depok Butuh PerpustakaanHarianDepok.com – Berita, Sejarawan yang telah menyatakan kesediaannya dalam mengambil kendali di Depok, JJ Rizal mengatakan, siap untuk mengembalikan kemerdekaan kota. Menurut dia, dulu Depok adalah kota mandiri yang menjadi transit antara Kerajaan Sunda dan kota pelabuhan Kelapa.

“Sekarang Depok kehilangan identitasnya, orang Depok tidak mencintai kota ini,” kata JJ Rizal dalam diskusi “Menuju Depok Baru” di Julliet Coffee, Jalan Raya Margonda, Depok, Sabtu (6//9)

JJ Rizal menjelaskan, Depok memiliki cerita panjang sebagai kota mandiri. Pada 1980-an Depok terus berkembang sebagai penyedia perumahan dan layanan.

“Kami memiliki banyak kampus di Depok, tetapi tidak ada perpustakaan di Depok,” katanya.

Saat ini, Depok tidak lagi mampu menyediakan lapangan kerja bagi warganya. Pada akhirnya, banyak warga Depok yang menumpang hidup di Jakarta. Itu, kata dia, harus diperbaiki di masa depan.

Selain itu, Alumni Universitas Indonesia jurusan sejarah tersebut ingin membuat kota Depok sebagai kota pendidikan dan kaya akan perpustakaan. Dimana ketika orang datang ke Depok, langsung terasa atmosfir pendidikannya,

“Di Depok, hanya ada satu Café Buku, tapi itu sudah tak ada lagi,” kata Rizal.

Diskusi dengan teman Menuju Depok Baru ini diadakan oleh Komunitas IdeaAct dalam rangka mengetahui program serta gagasan calon wali kota Depok.

“Ke depan kami akan mengundang tokoh lainnya untuk go public sebagai walikota Depok,” katanya.

Diskusi akan dilakukan sekali setiap tiga minggu. Bertempat di daerah Jalan Margonda Raya.

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)