Mahasiswa Australia Pamerkan Desain Suku Aborigin di Jakarta

Mahasiswa Australia Pamerkan Desain Suku Aborigin di JakartaHarianDepok.com – Entertaiment, Beberapa hal bisa menjadi sumber inspirasi bagi para desainer dalam menciptakan pakaian, termasuk karya-karya masyarakat setempat. Alumni Queensland University of Technology (QUT) membuktikan hal ini.
Menggunakan lukisan oleh penduduk setempat Australia asli Aborigin sebagai bagian dari desain, yang diciptakan menjadi beberapa pakaian kontemporer.

Mereka menyebut koleksi mereka dengan desain Akin. Kay McMahon. Dosen sekolah mode QUT, mengatakan koleksi Akin menggunakan sutra. Ciri-ciri Aborigin begitu jelas dalam motif yang umumnya didominasi oleh titik.

“Motif memiliki karakteristik Aborigin. Salah satu karya mereka diciptakan untuk satu pakaian. Karya-karya yang siap dipasarkan di Australia,” kata McMahon kemarin di Jakarta.

Pakaian ini terdiri dari mini dan gaun panjang, atas dan bawah celana dan rok, dibungkus dalam warna yang didominasi oleh biru. McMahon mengatakan untuk membuat karya ini, murid-muridnya harus mengunjungi pameran seni di Queensland.

Peragaan busana yang menggunakan karakteristik lukisan Aborigin untuk pertama kalinya sebagai salah satu desain pakaian adalah bagian dari acara yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Australia Seni dan Budaya.

“Kami bangga untuk menampilkan koleksi Akin yang baru direkam dalam desain kolaborasi, kontrak etnis dan koleksi manufaktur yang siap dijual di pasar internasional dan kami akan berbagi keterampilan. Koleksi ini juga bisa menjadi penyemangat dalam membuat karya yang benilai tinggi.” kata McMahon menjelaskan.

author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok