Penjualan Pesawat Kepresidenan Hanya Wacana

Penjualan Pesawat Kepresidenan Hanya Wacana

HarianDepok.com – Bisnis , Presiden terpilih Joko Widodo terkejut saat ditanya terkait dengan apa yang diusulkan oleh politisi PDI-P Maruarar Sirait untuk menjual pesawa kepresidenan. Usulan itu diungkapkan Maruarar sebagai cara untuk menyelamatkan anggaran negara, sambil memberikan teladan kesederhanaan dari pemimpin n di mata rakyat.

“Kata siapa (ingin dijual)? Dijual kepada siapa?” ucap Jokowi ketika dikonfirmasi sehubungan dengan rencana penjualan pesawat di Balaikota, Jakarta, Senin (1/9).

Jokowi memang heran dengan usulan itu, pasalnya pesawat kepresidenan itu baru beberapa bulan, sejak didatangkan pada bulan April kemarin.

“Ya masih baru kok ingin dijual, tidaklah.” sambung Jokowi.

Sebelumnya, politisi PDIP Maruarar Sirait akan meminta Presiden terpilih Joko Widodo untuk menjual pesawat kepresidenan. Usulan ini sebagai bentuk efisiensi yang bisa dilakukan dalam penghematan anggaran. Meskipun asal-usul pembelian pesawat kepresidenan merupakan cara untuk menghemat anggaran perjalanan dinas presiden karena selalu menyewa pesawat.

Maruarar mengatakan, efisiensi adalah hal pertama yang harus dilakukan pemimpin. Jika pemimpin masih hidup mewah dan foya-foya maka masyarakat tidak akan ingin meakukan penghematan.

Pesawat Boeing Business Jet 2 (BBJ2) dibeli oleh Indonesia seharga Rp. 847 miliar di masa kepemerintahan SBY. Pesawat itu tiba di Indonesia pada tanggal 10 April 2014, yang kemudian digunakan untuk lawatan dalam dan luar negeri oleh presiden. Mampu terbang selama 10 jam dan memiliki perangkat keamanan dan tangki bahan bakar tambahan.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok