Tak Bisa Bekerja Sama, Polisi Tahan Florence Sihombing

Tak Bisa Bekerja Sama, Polisi Tahan Florence Sihombing

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Juru bicara kepolisian Yogyakarta, Anny Pudjiastuti, mengatakan penangkapan Florence adalah sebuah tindakan yang wajar, mengingat ia tak bisa diajak bekerja sama.

“Kami menangkapnya karena dia telah berusaha untuk membuat bahan bukti hilang dan tidak kooperatif,” katanya.

Florence dilaporkan ke polisi setelah ia membuat komentar yang dianggap menghina warga Yogyakarta pada akun jejaringnya. Mahasiswa pascasarjana UGM ini telah ditahan di fasilitas penahanan khusus di kantor Polres Yogyakarta sejak pukul 05.00 waktu setempat pada hari Sabtu.

Anny melanjutkan dengan mengatakan bahwa selama interogasi awal, Florence telah menolak untuk menandatangani berkas kasus itu.

“Dia seharusnya kooperatif dan meminta untuk penundaan penahanan. Selain itu, dia adalah mahasiswa, “katanya.

Anny mengatakan bahwa saat penangkapan, polisi menyita ponsel Florence sebagai bukti. Dia menambahkan bahwa Florence dapat didakwa melanggar Pasal 27 UU No.11 / 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik mengenai penghancuran kehormatan dan penghinaan terhadap orang lain,

Insiden itu dimulai ketika dirinya ingin membeli Pertamax untuk sepeda motor Scoopy nya di area pompa bensin Lempuyangan di Yogyakarta awal pekan lalu. Tidak sabar dengan garis panjang pengendara sepeda motor di SPBU, Flo melompat ke baris yang ditunjuk untuk mobil untuk mengisi sepeda motornya. Tindakannya menimbulkan protes tajam dari pengemudi mobil yang juga telah menunggu di garis panjang. Mahasiswa pascasarjana itu akhirnya ngamuk di media social ketika ia diperingatkan oleh seorang perwira militer untuk kembali ke antiran.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok