Minoritas di DPR, Jokowi-JK Kena Pemakzulan

Minoritas di DPR, Jokowi-JK Kena Pemakzulan

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Psikolog politik Hamdi Muluk mengatakan, pemerintah Joko Widodo – Yusuf Kalla akan terkena impeachment jika koalisi yang dikumpulkan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah minoritas.

Saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat Nasional (PND), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanuri) telah mengumpulkan hanya 207 kursi di parlemen. Di sisi lain, Koalisi Merah Putih memiliki 292 kursi.

“Secara moral, para Koalisi Merah Putih lebih kuat. Jika ada impeachment usulan satu hari, pemerintah Jokowi akan berada dalam kesulitan,” kata Hamdi kemarin.

Pemakzulan adalah penghapusan posisi presiden dan wakil presiden, yang diusulkan oleh anggota DPR ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada rekomendasi dari Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini diatur pada Pasal 7B 1945

Menurut sebuah pernyataan, usulan impeachment berlaku jika disepakati oleh dua pertiga anggota DPR.

“Ini bisa berlaku jika dua pertegia anggota DPR sepakat dengan impeachment,” lanjutnya.

Hamdi mengatakan bahwa memberikan bukti untuk impeachment ke MK terbilang sangat sulit. Secara historis, Indonesia tidak pernah melaksanakan impeachment hukum dan formal.

Jika impeachment itu terbukti di kemudian hari, hal tersebut akan tetap mengguncang stabilitas pemerintah.

“Secara psikologis, sangat mungkin untuk tim koalisi merah putih dapat mengambil tindakan itu, mengingat ini masih terlalu dini, dan masih sangat terang,” kata psikolog.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)