Kasus Hambalang Munculkan Nama Baru

Kasus Hambalang Munculkan Nama Baru

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil mantan Direktur KPK Investigasi Brigadir Jenderal Polisi Yurod Saleh.

Menurut laporan dan informasi dari Priharsa Nugraha, mengatakan Yurod disebut dalam hubungan dengan kasus korupsi proyek Hambalang.

“Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MS (Machfud Suroso),” kata Priharsa pada wartawan. Machfud adalah Direktur Utama PT Dutasari Citralaras yang disebut-sebut menjadi teman dekat mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Yurod telah tiba di gedung KPK sekitar pukul 09:55 Wib. Mengenakan safari hitam, ia menolak untuk memberikan komentar apapun. Selain Yurod, KPK juga telah memeriksa anggota dewan hukum Nazar, Djufri Taurik.

β€œIa datang memenuhi panggilan kami, dan kami hargai itu, untuk kasusnya ia kita lihat saja nanti, kami belum mendapatkan keterangan yang lebih jelas. Ia diduga melakukan mark-up anggran sebesar Rp. 2,5 triliun,” lanjutnya.

Yurod, yang dilantik menjadi Direktur KPK Investigasi pada 4 Mei 2011, dikembalikan oleh KPK ke Mabes Polri pada 24 Februari 2012. Yurod dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Investigasi KPK karena hubungan dekatnya dengan mantan Treasury Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

Machfud Suroso bersama tersangka pada tanggal 6 November 2013, diduga melakukan mark-up dalam hal proyek Hambalang. Mark-up anggaran yang melibatkan subkontrak Adhi Karya dan Wijaya Karya, sebagai pemenang tender, dengan nilai total proyek senilai Rp 2,5 triliun.

[IrmaWulandari/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Publisher & Content Writer