Beli Banyak Townhouse di Singapura, Indonesia Dapat Rekor Baru

Beli Banyak Townhouse di Singapura, Indonesia Dapat Rekor Baru

HarianDepok.com – Properti , Semakin ketatnya Pemerintah Singapura dalam menerapkan peraturan yang berkaitan dengan pembelian aset property oleh warga negara asing tidak selalu mencegah konsumen asing untuk membeli properti di Negara Singa tersebut.

Buktinya, pengembangan produk properti townhouse Far East Organization, sangat banyak diminati oleh pembeli dari Indonesia. Jumlahnya bahkan mayoritas adalah orang Indonesia.

Fakta ini diungkapkan oleh Chief Operating Officer Far East Organization, Shaw Lay See saat ditemui di Jakarta, Rabu (27/8)

“Kami mulai menjual townhouse dua tahun lalu. Sebanyak 60 persen terjual. Pelanggan sebagian besar datang dari Indonesia. Ini merupakan rekokr, lalu kemudian diikuti oleh China, Burma, Vietnam,” katanya.

Hal ini menarik. Karena mereka adalah warga negara asing (WNA) tidak diizinkan untuk memiliki jejak rumah di Singapura. Penduduk tetap (SPR) membutuhkan izin khusus dari unit adopsi tanah Dealing (LSAU). Sementara itu, sebuah konsep yang dikenal townhouse adalah benar-benar sama seperti dalam jejak bangunan.

Di Singapura, orang asing bisa membeli townhouse dalam perjalanan proyek yang dibangun di atas lahan seluas apartemen. Namun, praktek ini akan sulit untuk dijalankan. Sebab, menurut Teddy, pemerintah Singapura melarang praktek tersebut.

Oleh karena itu, orang asing yang ingin membeli townhouse, hanya bisa membeli produk yang dibuat oleh Far East Organization. Pasalnya, perusahaan ini adalah satu-satunya pengembang yang masih memiliki dan memasarkan proyek townhouse.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: