KPK Lihat Adanya Potensi Korupsi Dana Bansos Dari Nur Azizah

KPK Lihat Adanya Potensi Korupsi Dana Bansos Dari Nur Azizah

HarianDepok.com – Berita , Pencalonan Nur Azizah Tahmid sebagai Walikota Depok, baru-baru ini menjadi perhatian khusus oleh Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Komisi melihat potensi penyalahgunaan dana bantuan sosial (kesejahteraan) jika pnecalonan isteri dari Nur Mahmudi Ismail tersebut benar-benar akan terjadi.

“Menggunakan Incumbent kan bisa, itu bisa, tapi kalau bukan incumbent mana bisa,” kata Wakil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto kepada wartawan di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (27/8).

Penyalahgunaan dana bansos, ucap Bambang, memang bisa dilakukan oleh para kandidat saat ini (incumbent), atau seseorang yang memiliki akses ke pemimpin sebelumnya. Dalam kasus pemilihan kota Depok pada tahun 2015, termasuk Nur Azizah seseorang yang memiliki akses ke suaminya selama 10 tahun untuk menjalankan kota Depok. Inilah yang menyebabkan adanya potensi penyalahgunaan dana dan kecurangan dalam hal pemilihan suara.

Bambang berpendapat bahwa hal ini tidak selalu terjadi karena akan terjadi penyalahgunaan dana bansos, namun Komisi menyatakan masih akan mengawasi segala macam potensi penipuan dan kecurangan yang ada dalam Pilwalkot Depok mendatang.

“Semua potensi penyalahgunaan wewenang, baik itu oleh incumbent atau pun oleh orang yang didukung incumbent-nya, akan kita awa terus,” katanya.

Bambang juga mengatakan, bahwa pihaknya akn terus menyeleksi secara ketat setiap pemasukan dan pengeluaran dana dari para cawalkot kota Depok.

“Bukan hanya Nur Azizah, tapi semuanya,” ucapnya.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)