Mahasiswa dan PKL Melakukan Unjuk Rasa di Pondok Cina

HarianDepok.com | Beji , Hari Kamis 03/01/2012 Terjadi unjuk rasa di pondok cina yang dilakukan oleh mahasiswa dan PKL dengan tujuan menolak penggusuran lapak / kios di pinggiran rel kereta api sekitar Pondok Cina . Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Stasiun Kereta Api Pondok Cina, Margonda, Depok, Jawa Barat, memanas dan berlangsung ricuh. Itu terjadi dikarenakan kekesalan para pengunjuk rasa yang menolak penggusuran pedagang oleh PT KAI, gagal menemui koordinator penggusuran.

“Apa bedanya kita dengan minimarket seperti Indomart dan Alfamart? Kalau hanya karena mereka itu lebih rapi, PKL juga bisa tampil rapi juga,” teriak salah seorang pengunjuk rasa yang bernama “Rio” dalam orasinya, di Stasiun Kereta Api Pondok Cina, Depok, Kamis (3/1/2013).

Pada awalnya, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa dan PKL berlangsung tertib. Situasi memanas dan kericuhan terjadi dimulai pada saat pengunjuk rasa meminta koordinator penggusuran menemui mereka dan berdialog untuk membicarakan tentang penggusuran yang dilakukan.

Akan tetapi, bukannya menemui para pengunjuk rasa, pria yang diketahui bernama “Ari Supardi” itu, justru masuk ke dalam kantor stasiun dan enggan menemui para pengunjuk rasa yang sedang menunggu kedatangannya juga berharap bisa berdialog dengannya. Alhasil, kericuhan pun tak bisa di elakan lagi . Dengan penuh kekesalan para pengunjuk rasa mengejar dan nyaris menangkapnya.

“Hukum mana yang dipakai melakukan penggusuran pada malam hari? Mereka mengajak kita menempuh jalur hukum, sedangkan mereka saja tidak mengerti hukum,” celetuk salah seorang mahasiswa yang ikut berunjuk rasa. Dengan kejadian ini para pengunjuk rasa pun makin kesal dan merasa di anak tirikan.

[HD/Redaksi]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)