China Eksekusi Delapan Tersangka Teroris

China Eksekusi Delapan Tersangka Teroris

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Sebuah kelompok hak asasi manusia mengecam hukuman mati yang dijatuhkan oleh pengadilan China untuk delapan orang atas tuduhan serangan teroris di wilayah bergolak di barat Xinjiang. Kelompok ini menegaskan bahwa pengeksekusian tersangka tidak akan memecahkan masalah.

Kongres Uighur Dunia (WUC), yang terdiri dari pengasingan etnis Uighur, mengatakan bahwa kebijakan represif pemerintah di Xinjiang telah memicu kerusuhan.

“Para pengacara, untuk mencapai tujuan-tujuan politik, membawa mereka untuk mendapatkan banyak keuntungan, dan mengitari penyebab masalah ini,” kata juru bicara Dilxat Raxit dalam sebuah pernyataan.

“Ini adalah kasus yang khas dari hukum yang melayani tujuan-tujuan politik.” Lanjutnya.

Delapan tersangka dijatuhi hukuman dalam lima kasus yang berbeda. Tiga dari delapan tersangka dituduh sebagai orang yang mendalangi serangan Oktober 2013 di Tiananmen.

Insiden itu menewaskan lima orang dan melukai 40 lainnya ketika sebuah bom mobil menabrak kerumunan dan meledak. Sementara itu, tersangka lainnya didakwa atas serangan di prefektur Xinjiang, kota Kashgar dan kota Hotan..

Berbagai tindak kekerasan terjadi di Xinjiang, sebuah provinsi yang sebagian besar didominasi oleh Muslim Uighur. Sebuah bom bunuh diri yang terjadi di sebuah pasar di ibukota Xinjiang dari Uruqi pada Mei 2014, menewaskan 39 orang sementara sebelumnya Maret 2014, 29 orang ditikam sampai mati di sebuah stasiun kereta api di kota barat daya Kunming.

Cina terus menyalahkan pemberontak Xinjiang untuk insiden yang sering terjadi. Pemerintah China menolak untuk mengungkapkan berapa jumlah pengeksekusian yang dilakukan setiap tahun. Namun, sumber-sumber independen mengatakan bahwa China telah mengeksekusi lebih dari 3.000 orang pada tahun 2012.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)