Bernard: IPM Tinggi Tidak Menggambarkan Depok Yang Sebenarnya

Bernard: IPM Tinggi Tidak Menggambarkan Depok Yang Sebenarnya

HarianDepok.com – Berita , Pemilihan Walikota Depok memang masih enam bulan lagi. Namun, jumlah nama telah santer terdengar akan mengisi seleksi. Di antara mereka adalah isteri dari walikota Nur Mahmudi Ismail, Nur Azizah Tahmid dan Tiffatul Sembiring.

“Satu yang pasti, siapa pun yang terpilih sebagai orang yang memimpin kota dengan populasi 1,75 juta orang ini, bisa menjadi walikota yang baik. Walikota harus dapat melayani dan memenuhi kebutuhan warganya,” ucap Ketum dari Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), Bernard Djonoputro, Senin (25/8)

Menurut kata-katanya, Depok berubah menjadi lebih baik, kecuali seorang pemimpin visioner bisa membawa perubahan yang signifikan. Perubahan ini di Depok nyaman dan layak huni bagi warganya dengan pemenuhan kategori, seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, transportasi umum, perencanaan kota, rumah dengan harga yang terjangkau, kedekatan dan kemudahan akses ke fasilitas, dan lain-lain.

“Di bawah kepemimpinan walikota saat ini, kota Depok hanya biasa-biasa saja dengan standar hidup masyarakat. Padahal banyak dan potensi besar, serta luar biasa untuk dieksplorasi dengan baik,” katanya.

Meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi, dan masuk tiga besar nasional yakni 77,14, tapi itu tak menggambarkan Depok yang sebenarnya.

“Angka IPM itu menyesatkan. Ia hanya mewakili jumlah orang terdidik yang banyak ada di Depok sebagai gudangnya universitas. IPM tidak menyentuh penduduk Depok yang sebenarnya lebih terpinggirkan sebagai akibat dari kebijakan bersifat dormitory town bagi kota Jakarta.” Kata Bernard.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)