Nur Aziah Kunjungi Bayi Penderita Atresia Bilier di Depok

Nur Aziah Kunjungi Bayi Penderita Atresia Bilier di Depok

HarianDepok.com – Berita – Pancoranmas , Nur Azizah Tamhid, MA mengunjungi Ammar Kaffie Muttaqien (5 bulan), seorang bayu yang terkena Atresia bilier Pancoran Mas, Depok, Jumat (22/8/14). Beliau juga ditemani Lienda Ratna, selaku Camat Pancoran Mas, dan beserta staf PKK / Posyandu Pancoran Mas.

Atresia bilier merupakan kondisi yang terjadi pada bayi di mana saluran empedu tidak terbentuk atau berkembang normal. Penyebab bilier atresia tidak diketahui, tetapi kondisi ini ditemukan pada 1 dari 15.000 kelahiran.

Ayah Ammar, Romli, mengatakan bahwa gejala ini terdeteksi saat Ammar baru lahir, melihat tubuh kuning. Ia sempat berpikir karena kelebihan bilirubin, tapi setelah pemeriksaan intensif oleh tim dokter ternyata terkena Atresia Bilier.

“Ketika itu tubuh bayi Ammar kuning, saya pikir kelebihan bilirubin atau perbedaan golongan darah. Namun, dokter mengatakan ternyata Ammar terkena serangan penyakit bilier atresia,” kata ayah 4 anak tersebut.

Pasien dengan atresia bilier harus melakukan transplantasi sel hati. Untuk itu Ammar saat ini sedang mencari donor jantung yang cocok dengan jaringan hatinya. Ibu Ammar mengatakan, pada kenyataannya, ada beberapa donor yang bersedia menyumbangkan hati mereka pada Ammar, tetapi karena berat badan Ammar kurang, maka pendonoran ditunda. Hal ini dapat dilakukan jika berat Ammar mencapai 15 kg.

“Jika untuk pendonor sudah ada beberapa orang yang bersedia, tapi berat badan Ammar hanya 6,8 kg, sehingga transplantasi tidak dapat dilakukan. Namun dokter hal tersebut bisa dilakukan pada usia 7 bulan meski beratnya tak mencapai 15 kg. untuk biayanya sekitar 500 juta hingga 1 miliar,” kata sang ibu, yang bekerja sebagai guru.

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)