Julian Aldrin: Tujuh Menteri Harus Mundur

Julian Aldrin: Tujuh Menteri Harus Mundur

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan tujuh menteri yang telah terpilih sebagai anggota parlemen dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) harus mengundurkan diri dari jabatan mereka sebelum pelantikan dimulai.

Julian mengatakan, bagaimanapun, Sekretariat Negara belum menerima surat pengunduran diri dari menteri.

“Secara etika, mereka harus bersedia untuk mengundurkan diri,” kata Julian, Rabu (20/8)

Sementara itu, Presiden Yudhoyono belum mengeluarkan instruksi atau rencana yang berkaitan dengan situasi tersebut. Presiden belum memutuskan pengganti para menteri.

Menurut Julian, pengunduran diri tujuh menteri tersebut tidak akan mempengaruhi program untuk 100 hari terakhir masa presiden. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Salsiah Alisjahbana mengatakan semua program akan selesai pada 10 Oktober

“Mekanisme menteri akan diadopsi untuk para menteri yang mengundurkan diri, jadi semuanya masih akan terus berlanjut,” kata Armida.

Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi mengatakan pemerintah belum menemukan peraturan yang pasti mengenai pengunduran diri menteri karena menjadi anggota parlemen. Dia menambahkan mekanisme biasa dalam setiap pergantian pemerintahan adalah bahwa presiden meminta semua menteri untuk mengundurkan diri.

“Pada tahun 2009, Presiden meminta semua menteri untuk mengundurkan diri untuk menghindari posisi tumpang tindih,” kata Gamawan.

Para menteri yang akan menjadi anggota parlemen pada periode selanjutnya adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sjariefuddin Hasan, Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini.

[adm/HD]

Tags: