Inilah Beberapa Kesalahan Saat Gagal Menjual Properti Melalui Listing

Inilah Beberapa Kesalahan Saat Gagal Menjual Properti Melalui Listing

HarianDepok.com – Properti , Baru-baru ini, munculnya jutaan listing properti baru di internet menjadi tantangan bagi para agen real estate, terutama jika dikaitkan dengan kinerja mereka, dalam rangka untuk keluar dalam kaitannya dengan para pesaingnya. Tidak bisa sembarang lagi untuk menarik pembeli potensial.

Agen dapat dengan cepat menarik perhatian pembeli potensial atau penyewa dengan mengidentifikasi kesalahan dalam proses iklan produk. Mereka perlu untuk lebih mengidentifikasi dan menentukan nilai jual properti, serta gagasan yang jelas tentang karakteristik jenis properti, seperti apa yang dijual cepat pada konsumen.

Setidaknya ada lima kesalahan umum yang dibuat agen real estate, pertimbangkan hal berikut sebelum Anda memasarkan listing dan aset penjualan Anda:

Tidak ada atau minim foto

Properti pemasaran online harus menarik secara visual, sementara banyak agen real estate yang telah lupa, atau tidak menyertakan foto ciri-ciri di daftar mereka. Ini jelas cara yang tak menarik untuk mendapatkan penjualan. Untuk ini, pastikan Anda menyertakan setidaknya lima foto ruangan yang berbeda dengan resolusi tinggi pada pandangan yang jelas dan nyaman.

Tata bahasa yang buruk

Bahasa memainkan peran penting dalam penjualan di bidang real estate produk Anda. Untuk itu, pastikan untuk selalu memeriksa ejaan dan struktur kalimat promosi yang ingin Anda gunakan sebelum memasuki iklan properti anda.

Jelaskan properti dengan frase menggoda. Biasanya, sebuah daftar properti dengan judul yang tepat akan mudah menarik perhatian para pembeli potensial. Namun, hindari menggunakan kata-kata seperti “jual cepat” atau sesuatu yang serupa. Hal ini hanya berpotensi menimbulkan masalah dari pembeli potensial.

Deskripsi lingkungan sekitar properti

Jangan anggap ini sepele. Untuk pembeli properti ingin tahu tentang keadaan atau kondisi properti yang dijual. Termasuk fasilitas yang tersedia di sekitar properti, fokus dapat dicapai dengan banyak.

Mereka juga menekankan keuntungan dari daerah, seperti rendahnya tingkat kejahatan yang terjadi, atau tentang populasi ramah, dinamis dan serbaguna. Sederhananya, pastikan untuk memasukkan semua sumber daya lingkungan dalam deskripsi properti yang ingin Anda menjual.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: