Klub ISL Mendominasi Kompetisi PSSI 2014

HarianDepok.com | Sepakbola Nasional – Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI telah selesai, hasilnya, klub dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) mendominasi peserta kompetisi tertinggi di Indonesia musim 2014, Minggu (17/3).Klub ISL yang turun di kompetisi tertinggi sebanyak 18 klub, sedangkan dari Indonesia Premier League (IPL) hanya empat klub teratas setelah kompetisi usai.

“Musim depan hanya ada satu kompetisi. Total klub adalah 22 klub,” ujar CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono usai KLB, seperti dilansir kantor berita Antara.

Menurutnya, penggabungan ini tidak akan memengaruhi pelaksanaan kompetisi yang sedang berjalan. Kedua kompetisi (ISL dan IPL) akan tetap berjalan hingga akhir musim berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan.

Joko menjelaskan,  musim ini kompetisi ISL tetap memberlakukan sistem promosi degradasi. Dengan demikian, hanya 15 klub teratas yang secara otomatis turun di kompetisi tertinggi musim 2014.

Untuk IPL, lanjutnya, hanya akan diambil dari empat klub teratas, kecuali klub-klub yang terlibat dualisme. Bila ada klub dualisme yang berada pada posisi empat besar, maka akan diambil peringkat di bawahnya.

“Klub yang nantinya terdegradasi akan digantikan dengan klub promosi dari Divisi Utama, sedangkan dari klub IPL akan diambil dari empat klub teratas seusai kompetisi,” jelas pria yang akrab disapa Jokdri ini.

Kompetisi tertinggi di Tanah Air musim 2014, kata Joko, akan tetap dikendalikan oleh PT Liga Indonesia. Hanya saja untuk nama kompetisi baru akan dibahas pada kongres PSSI berikutnya.

Sementara itu, khusus untuk revisi statuta ada beberapa hal yang cukup krusial, yaitu penambahan jumlah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dari 11 orang menjadi 15 orang. Empat orang yang diusulkan menjadi anggota baru adalah Zulfadli, Djamal Aziz, Hardi, dan La Siya.

Penggabungan kompetisi antara IPL dan ISL ini merupakan satu dari empat perintah FIFA sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoU) Kuala Lumpur, 7 Juni 2012, antara PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).

Seiring berlangsungnya KLB, Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang selama ini dimotori oleh La Nyalla Mattalitti dan kawan-kawan resmi dibubarkan.

[adm/HD/dn]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)