Minimalisir Tingkat Kematian Bayi, Depok Canangkan Program BPB

Minimalisir Tingkat Kematian Bayi, Depok Canangkan Program BPB
HarianDepok.com – Berita , Kesadaran dalam memberikan air susu ibu (ASI) pada bayi dan anak-anak di Indonesia masih sangat rendah, padahal dengan memberikan ASI kepada bayi akan lebih sehat dan mencapai pertumbuhan optimal dan pengembangan dibandingkan dengan anak yang diberi susu formula. Keberhasilan Menyusui dalam meningkatkan status gizi harus dipantau dengan bobot bayi secara teratur.

Melihat hal tersebut, Departemen Kesehatan merasa perlu untuk mencanangkan Bulan Penimbangan Balita (BPB) dan seminar ASI dalam rangka Pekan ASI dunia tahun 2014, pada Kamis (14/8) di lantai 1 Balai Kota Depok.

Kegiatan dengan tagline “ASI Investasi Generasi Penerus Yang Sehat Dan Cerdas” tersebut dihadiri oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, TP PKK, Bunda Paud Depok, OPD, Kepala Desa, ARSSI (Asosiasi Rumah Sakit seluruh kota Depok), dan pihak terkait laninnya. Hadir pula artis cantik Maudy Koesnaedi selaku pembicara bersama dr Utami Roesli.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen para pemangku kepentingan dan mendorong partisipasi masyarakat dan pembangunan kapasitas untuk mendorong ASI eksklusif bagi ibu dan anak setiap bulan.

Menurut Kepala petugas kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Noerzamanti Liez Karmawati, tingkat menyusui masih rendah dan masih ada risiko kematian bayi. Ini membuat Pemkot Depok melalui Promkes harus melakukan seminar dan perencanaan bulan penimbangan balita.

“Saya harap dengan pemberian ASI, tingkat kematian bayi bisa dicegah,” ucap sang Walikota.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)