KPU Klaim Tidak Lakukan Pelanggaran Kode Etik

KPU Klaim Tidak Lakukan Pelanggaran Kode Etik.

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Kepala Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Malik telah mengabaikan semua klaim pelanggaran etika seputar kasus hasil pemilihan presiden yang dipersengketakan, yang didengar oleh Pemilu Penyelenggara BK (DKPP).

“Kami meminta hakim menolak semua klaim pelanggaran etika, aturan bahwa terdakwa tidak melanggar prinsip-prinsip etika, dan merehabilitasi nama baik terdakwa,” kata Husni pada sidang DKPP pada Rabu (13/8)

Ketika ditanya tentang tuduhan menerima dokumen palsu ketika Joko Widodo dan Jusuf Kalla terdaftar untuk bersaing dalam pemilihan, Husni menjelaskan bahwa semua pasangan calon menerima koreksi dan diberi waktu untuk mengajukan kembali dokumen yang diperlukan.

Husni mengaku KPU tidak memihak calon tertentu. “Kedua tiket presiden menerima peringatan dan memiliki kesempatan yang sama untuk mengirimkan kembali dokumen pendaftaran. Proses ini dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam konstitusi, “jelasnya.

Mengenai pembukaan kotak suara yang tidak sah yang penuntut melihat sebagai pelanggaran hukum, KPU mengaku telah menerima otorisasi dari Mahkamah Konstitusi (MK). Kotak suara dibuka sebagai bagian dari bukti-pertemuan dalam rangka untuk melanjutkan kasus sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami sedang membangun pertahanan kami untuk kasus perselisihan hasil Pemilu. KPU, sebagai terdakwa, memiliki kewajiban untuk pengadilan untuk merumuskan tanggapan, dipersenjatai dengan bukti-bukti yang sesuai, “lanjut Husni.

Pada sidang DKPP pada hari Rabu, KPU meminta komisaris regional dari Jawa Timur, Jakarta, dan Papua sebagai saksi untuk kasus ini. Sidang juga mendengar dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) sebagai saksi dan terdakwa, yang diwakili oleh Kepala Bawaslu Muhammad, dan Nelson Simanjuntak dan Endang Wihdaningtyas sebagai anggota.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)