Depok Jadi Tujuan Akademisi Jepang Untuk Penelitian Sampah

Depok Jadi Tujuan Akademisi Jepang Untuk Penelitian Sampah

HarianDepok.com – Berita , Kondisi sampah di Indonesia jadi perhatian akademisi Jepang untuk dipelajari. Dan meereka datang ke Depok untuk mengetahui berbagai permasalahan lingkungan dan cara penangananya.

Akademisi dan Profesor Human Geografi dan Studi Regional Internasional Departemen Kebudayaan Fakultas Sastra, Universitas Kurume, Fukuoka, Jepang, Nobutaka Miyahara, terbang ke kota Depok, Jawa Barat, untuk mengetahui masalah tersebut. Miyahara juga membawa timnya untuk mengunjungi Depok guna melihat perkembangan masalah ekologi dan lingkungan di kota Depok.

Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail terkait masalah sampah, ia mengklaim bahwa orang-orang di Kurume sangat  disiplin dalam hal pemilahan sampah.

Dengan populasi 300 ribu orang dan area seluas 20 hektar, kota Kurume diklaim mampu mengelola sampah dengan memisahkan dari organik dan anorganik.

“Motto Kurume adalah Kota Hijau, bersih, dan sehat. Pembangunan ekonomi, perdagangan, pengembangan industri, merupakan tiga cita-cita warga Kurume,” katanya di Balai Kota Depok, Selasa (13/8).

Miyahara juga berbicara tentang lingkungan, salah satunya menggambarkan kualitas udara di Kurume tidak jauh berbeda dari Indonesia, di mana rumah memiliki setidaknya dua mobil.

“Disana sepi angkutan umum, hanya ada satu jam sekali bus yang masuk ke pasar Tokyo, itu sebabnya banyak yang pergi menggunakan mobil,” jelasnya.

Dia juga berbicara tentang kepemimpinan. Dia menegaskan bahwa pemimpin harus memiliki kepemimpinan yang kuat dengan kebijakan yang realistis, tegas dan memiliki filosfi.

Miyahara meminta wacana dan cerita dari Walikota Depok Nur Mahmudi terkait dengan masalah pengelolaan sampah, program “Suatu hari, tanpa mobil,” dan “One Day No Rice” diluncurkan di Depok. Nur Mahmudi mengklaim bahwa ia mencoba untuk pengolahan dan pemilahan sampah menjadi barang ekonomis.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)