Hutan Kecil Tahura di Depok Kini Kondisinya Memprihatinkan

Hutan Kecil Tahura di Depok Kini Kondisinya Memprihatinkan

HarianDepok.com – Berita , Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengupayakan jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayahnya sampai dengan angka yang dimaksudkan yaitu 30 persen dari total keseluruhan kawasan kota Depok hingga kini masih terus diupayakan. Namun, upaya peningkatan jumlah RTH yang dilakukannya dianggap hanya sebatas memenuhi regulasi saja tanpa mengindahkan keberadaan RTH yang ada.

Salah satu hutan kecil yang berada di Kelurahan Pancoran Mas, Depok dengan nama Tahura seluas tujuh hektare menjadi salah satu bukti belum optimalnya upaya pemerintah kota Depok dalam mewujudkan kotanya sebagai kota layak huni yang dimana pada kawasan tersebut terlihat tidak terawat dan ada beberapa pagar pembatas yang raib.

Belum lagi dengan lingkungan di dalam kawasan tersebut yang diketahui telah ditumbuhi oleh semak belukar tinggi menutupi pemandangan alam sekitar tak terawat terbengkalai begitu saja. Ditambah lagi dengan banyaknya tumpukan sampah liar di kawasan tersebut yang membuat suasana cagar alam milik kota Depok semakin terlihat kusam.

Minimnya sarana dan prasarana yang memadai untuk berkunjung di kawasan tersebut seperti akses jalan yang kini sudah berubah tertutupi rumput dan tumbuh tumbuhan liar membuat kawasan cagar alam tersebut jarang pengunjung. Maka daripada itulah perlu adanya perhatian dari pemerintah setempat dalam memaksimalkan kawasan tersebut yang dapat dijadikan sebagai sarana edukasi.

Petugas Kebersihan Setempat, Jani mengatakan keadaan di kawasan tersebut memang sudah begitu adanya sejak lama dan belum adanya upaya perbaikan dari pemerintah setempat terhadap Tahura. Meski demikian dirinya mengakui akan adanya rencana dari pemerintah yang akan melakukan pembangunan sejumlah bangunan di kawasan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan oleh para pengunjungnya.

Namun, sampai dengan saat ini, rencana pembangunan tersebut belum teralisasikan dan baru hanya sebatas kabar saja. Oleh sebab itulah dirinya amat mengharapkan upaya dari pemerintah dalam mengatasi permasalahan tersebut sesegera mungkin sehingga flora dan fauna yang beragam jenis di dalamnya dapat dimanfaatkan dengan baik.

Adapun beberapa jenis pohon yang bisa ditemui di kawasan tersebut diantaranya pohon mahoni, benda, kecapi, rambutan, bambu, jengkol, walisongo dan lainnya. Untuk jenis hewan yang telah menjadi penghuni kawasan tersebut antara lain, musang, biawak, ular dan berbagai macam serangga.

Terlihat di kawasan tersebut  ada sejumlah fasilitas umum seperti toilet dan pos jaga yang kini kebanyakan sudah tidak berfungsi lagi karena minimnya perawatan. Bahkan beberapa tempat di lokasi tersebut sudah beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah liar yang kerap disumbangkan oleh para pengendara kendaraan yang melintasi kawasan tersebut dikarenakan tidak adanya penjagaan.

Agar aset kota Depok dapat terjaga dengan baik, perlu adanya pembenahan dan revitalisasi secara besar besaran di kawasan tersebut yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar dan kota apabila lokasi tersebut dijadikan sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat dan tempat pariwisata yang secara otomatis bisa menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: