Warga Kelurahan Ratu Jaya Depok Mengeluhkan Banjir Yang Kerap Terjadi di Kawasan Tersebut

Warga Kelurahan Ratu Jaya Depok Mengeluhkan Banjir Yang Kerap Terjadi di Kawasan Tersebut

HarianDepok.com – Berita , Curah hujan yang mengguyur wilayah kota Depok pada Minggu 17 Juli 2016 sore, menjadi salah satu penyebab beberapa titik lokasi perumahan yang ada di kota Depok tergenang banjir. Salah satu perumahan yang kerap kali menjadi langganan banjir berada di kawasan Ratujaya, Kalibaru Depok yang dimana di lokasi tersebut kerap kali tergenang banjir walau intensitas curah hujan tidak terlalu deras.

Pada saat terjadinya banjir, warga yang tinggal tak jauh dari kali terpaksa pasang badan membenahi sejumlah peralatan rumah tangga agar tidak terendam banjir. Keadaan ini terjadi tidak hanya sekali saja, melainkan berkali kali dikarenakan oleh adanya luapan air Kali Baru yang sampai ke pemukiman penduduk sekitar akibat pintu air yang hilang di kawasan Ratujaya, Depok.

Tamrin (32th) warga sekitar pada saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, bahwa hilangnya pintu air di kawasan Ratujaya diduga disebabkan oleh adanya upaya pembongkaran dari sejumlah orang untuk mengatasi luapan air pada waktu itu. Namun seiring berjalannya waktu pintu air tersebut raib begitu saja sehingga gerbang penahan air tidak memiliki pintu.

“Pintu airnya hilang mas. Waktu itu memang pernah dibongkar oleh beberapa orang, namun tidak dipasang kembali,” tuturnya, Minggu (17/07/2016).

Pada saat ditanya siapa yang telah melakukan pembongkaran, Tamrin mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti dari pihak mana orang orang tersebut berasal. Apakah itu dari pihak Kelurahan setempat, Pemkot ataupun pihak Kecamatan. “Pastinya bukan dari warga sekitar karena perlu alat khusus untuk membuka pintu itu,” katanya.

Ia mengungkapkan, setiap kali huja. Mengguyur kawasan tersebut, wilayahnya pasti akan terkena banjir yang mengakibatkan aktivitas sejumlah warga menjadi terhambat akibat akses jalan yang terputus oleh luapan air dari Kali Baru.

“Meskipun hujannya cuma 30 menit saja, pasti wilayah kami kebanjiran. Terlebih lagi hujan yang cukup lama, pasti air bakalan masuk ke rumah rumah warga. Rumah saya yang berada di Kelurahan Pancoran Mas juga ikut terendam, padahal sumber banjirnya ada di Kelurahan Ratu Jaya,” jelasnya.

Tamrin juga menambahkan, bahwa tidak hanya dirinya saja yang menjadi korban banjir di kawasan tersebut melainkan ada 12 RW yang berada di sekitar Kali Baru juga turut menjadi korban banjir. Maka daripada itulah dirinya memohon kepada pihak terkait dan pemerintah setempat agar dapat segera mengatasi permasalahan tersebut.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)