Selasa Depan Satpol PP Depok Berencana Tertibkan PKL Liar di Kawasan Cinere

Selasa Depan Satpol PP Depok Berencana Tertibkan PKL Liar di Kawasan Cinere

HarianDepok.com – Berita , Penertiban lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Ruko Blok A Cinere yang rencananya akan dilaksanakan sebelum hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah kini dijadwalkan ulang dan akan dieksekusi pada Selasa 19 Juli 2016 mendatang dikarenakan oleh alasan kemanusiaan sehingga dijadwalkan ulang.

Penertiban ini dilakukan disebabkan oleh tidak adanya kerjasama yang baik dari para pedagang kaki lima yang sampai dengan saat ini belum juga merobohkan sendiri bangunan liar milik mereka berdagang padahal surat perintah pembongkaran sudah dilayangkan kepada mereka sebelumnya dengan alasan mengganggu ketertiban umum.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan bahwa pihaknya memang telah berencana untuk menertibkan lokasi tersebut dari lapak para pedagang kaki lima yang sudah lama berjualan dilokasi tersebut yang dimana dianggapnya sudah melanggar tata tertib yang berlaku.

Oleh sebab itulah pihaknya akan melakukan penertiban pada Selasa depan usai dilayangkannya surat peringatan kedua yang ditujukan kepada seluruh para pedagang kaki lima di lokasi tersebut. “Insya allah kami akan laksanakan kegiatan penertiban pada Selasa depan. Saya harap semua pihak dapat mengerti akan permasalahan ini sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” tuturnya, Minggu (17/07/2016).

Meski demikian, dirinya mengharapkan kepada seluruh pedagang yang memiliki lapak di lokasi tersebut agar sebelum dilaksanakannya kegiatan eksekusi tersebut dapat segera membenahi dan merobohkan sendiri bangunan milik mereka agar dapat meminimalisir kerugian yang diderita oleh para pedagang.

Nina mengaku pihaknya sebelum melaksanakan kegiatan penertiban seperti biasanya melakukan beberapa tahapan sesuai dengan prosedural yang ada seperti melayangkan surat peringatan kepada yang bersangkutan dengan tujuan bisa memberikan waktu untuk segera menertibkan sendiri bangunan bangunan liar yang ada.

Setelah surat peringatan telah dilayangkan, apabila di lokasi yang dituju masih saja ada lapak dan bangunan liar yang berdiri, maka pihaknya akan melakukan pembongkaran paksa terhadap bangunan tersebut. “Maka daripada itu, pihak kami telah memberikan surat teguran perintah pembongkaran lagi yang kami layangkan kepada mereka sejak Rabu lalu,” jelasnya.

Ia pun berharap dengan adanya perintah pembongkaran bangunan liar tersebut dapat segera dipatuhi dan dilaksanakan oleh pihak yang bersangkutan sebelum dilaksanakannya tindakan eksekusi penertiban pada Selasa depan. Dengan adanya kesadaran dan kepatuhan dari pihak pedagang, maka kerugian yang akan ditanggung dapat diminimalisir.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: