Industri Manufaktur di Sumatera Utara tumbuh 6,42%

 

Industri Manufaktur di Sumatera Utara tumbuh 6,42%

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Di Sumatera Utara, menurut kantor statistik setempat, industri manufaktur baik itu yang besar dan yang kecil telah tumbuh sebesar 6,43 persen pada kuartal kedua tahun 2014.

“Pertumbuhan industri ini didorong oleh pengembangan kayu, gabus, bambu dan rotan tikar, makanan, kertas dan industri produk kertas,” Wien Kusdiatmono, kepala kantor, pada Senin, (11/8).

Manufaktur produk kayu naik 9,87 persen, makanan 9.68 persen dan kertas 3,72 persen.

“Industri manufaktur bisa tumbuh lebih tinggi jika pertumbuhan di industri lain tidak drop,” katanya.

Industri-industri yang dilaporkan telah mengalami penurunan adalah logam, karet dan produk karet dasar, serta plastik dan produk industri kimia.

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumatera Utara, Laksamana Adyaksa, mengatakan bahwa industri manufaktur tumbuh untuk menutupi penurunan lebih besar dalam ekonomi ekspor.

“Meningkatnya industri manufaktur telah menahan sedikit penurunan ekonomi ekspor di daerah saat ini. Kami pikir ini cukup baik,” katanya.

Dia menambahkan bahwa industri kayu, makanan dan kertas telah meningkat karena permintaan pasar dalam dan luar negeri untuk produk ini tetap stabil, dibandingkan dengan komoditas lainnya, seperti produk pertanian.

Penurunan produk industri tidak bisa dihindari, karena krisis global yang menyebabkan permintaan menurun, katanya.

“Kami tak bisa mencegah penuruan industry baik itu produk pertanian atau produk organic. Tapi kami menutupinya dengan terus memproduksi kayu atau kertas,” tutupnya.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)