Disperindag Depok, Harga Sembako Turun

Disperindag Depok, Harga Sembako Turun

HarianDepok.com – Berita , Harga kebutuhan bahan pangan (sembako) di wilayah kota Depok usai liburan panjang hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah kembali bergerak normal secara perlahan yang dimana diantaranya yang sudah mengalami penurunan adalah cabai, bawang, tomat dan beberapa jenis sayur mayur lainnya.

Penurunan harga kebutuhan pangan di wilayah kota Depok saat ini, selain disebabkan oleh usainya liburan panjang lebaran kemarin, juga disebabkan oleh menurunnya permintaan pasar terhadap sejumlah jenis kebutuhan bahan pangan sehingga membuat sejumlah pemasok sembako mau tidak mau terpaksa menurunkan harga jualnya agar barangnya untuk menghindari akan rusaknya sayur mayur akibat terlalu lama disimpan.

Dari catatan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Depok, hingga beberapa hari menjelang lebaran kemarin, harga sayur mayur seperti cabai rawit terus mengalami kenaikan hingga 40.000 rupiah. Namun pada pekan ini, harga cabai rawit terus mengalami penurunan hingga 20.000 rupiah per kilogram nya.

Sedangkan untuk sayuran lainnya seperti bawang merah juga turut mengalami penurunan yang pada pekan lalu melonjak naik hingga 40.000 rupiah, kini sudah dapat dibeli dengan harga 20.000 rupiah per kilogram nya. Selain cabai rawit dan bawang merah yang mengalami penurunan harga, sejumlah sayur lainnya pun juga mengalami hal serupa yang diantaranya tomat, bawang putih, cabai merah keriting dan kentang.

Meski demikian, masih ada beberapa kebutuhan pokok lainnya yang masih belum mengalami penurunan harga yang diantaranya adalah beras type IR 64 medium yang kini masih dijual dengan harga 9.000 per liter. Tepung terigu pun menyusul dengan masih bertahan di harga 8.200 per kilogram, untuk harga telur ayam negeri juga masih bertahan di angka 23.000 per kilonya.

Walaupun harga kebutuhan bahan pangan pokok masih belum secara keseluruhan kembali normal, namun Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Depok, Agus Suherman menyatakan bahwa untuk ketersediaan pasokan bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya untuk wilayah kota Depok masih mencukupi. Terlebih lagi dengan adanya sejumlah pasar modern yang menyediakan barang serupa sehingga masyarakat terbebas dengan adanya kekurangan stok pangan.

“Pada pekan ini memang seluruh pedagang baik itu di sektor tradisional dan yang lainnya belum berjalan seperti biasanya sehingga harga kebutuhan sembako masih belum sepenuhnya stabil. Namun apabila mereka sudah mulai beroperasi seluruhnya, pastinya harga kebutuhan pokok juga ikut menyesuaikan. Untuk ketersediaan stok sembako di Depok juga masih relatif aman dan banyak,” tuturnya, Kamis (14/07/2016).

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat kota Depok agar tidak panik dan resah atas masih bergejolaknya harga kebutuhan bahan pangan pokok yang kini terjadi. Ini diakibatkan oleh belum stabilnya roda perekonomian usai liburan panjang lebaran. Keadaan tersebut diperkirakannya akan berangsur angsur kembali normal yang pada puncaknya pada pekan depan dimana siswa siswi sekolah tahun ajaran baru memulai aktivitasnya belajar.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)