WNA Asal Sudan Di Cokok Petugas Imigrasi Depok

WNA Asal Sudan Di Cokok Petugas Imigrasi Depok

HarianDepok.com – Berita , Beberapa waktu lalu, pihak Kantor Imigrasi kota Depok telah melakukan kegiatan operasi Warga Negara Asing (WNA) ilegal ke sejumlah titik lokasi di wilayah kota Depok untuk mencari dan mengamankan para WNA yang tidak memiliki dokumen kelengkapan tinggal di Indonesia ataupun yang sudah habis masa berlakunya. Hal tersebut dilakukan untuk menegakkan hukum dan aturan yang berlaku di Indonesia.

Salah satu wilayah yang menjadi target operasi petugas Imigrasi kota Depok yaitu kawasan Tapos yang dimana pada saat kegiatan tersebut dilakukan, petugas berhasil mengamankan WNA asal negara Sudan lantaran telah menyimpan anak gadis dibawah umur asal kota Cianjur yang berinisial NA di dalam rumah kontrakan yang sengaja disewa oleh WNA tersebut.

Diketahui WNA asal Sudan yang berinisial M tersebut sengaja menyekap gadis berusia 14 tahun ini untuk dinikahkan dengan dirinya dengan syarat anak gadis tersebut disekolahkan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Namun, belum sempat disekolahkan, NA pun mendapatkan perlakuam yang tidak menyenangkan dimana dirinya disekap dalam kondisi di bawah tekanan.

Kepala Kantor Imigrasi kota Depok, Dudi Iskandar mengatakan, bahwa WNA tersebut telah diperiksa oleh pihaknya terkait atas adanya peristiwa dugaan penyekapan yang dilakukan oleh WNA tersebut. Guna memaksimalkan penyelidikan, pihaknya pun telah menggali informasi dari ibu korban dengan harapan dapat mengetahui sebab musabab peristiwa tersebut terjadi.

“Kami sudah periksa dugaan sementara awalnya menyimpan ABG di bawah umur di kontrakan. Ibunya juga masih kami dalami karena percaya saja pada warga Sudan ini anaknya diiming-imingi,” kata Kepala Kantor Imigrasi Depok Dudi Iskandar, Jumat (01/07/2016).

Ia mengungkapkan, di dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya pada waktu itu telah berhasil mengungkap beberapa informasi yaitu M telah meraba raba tubuh NA selama disekap di dalam rumah kontrakannya. Namun, untuk kejadian tersebut M masih menyangkal bahwa hal tersebut tidak berlebihan dilakukan olehnya hanya sebatas itu saja.

“Dari hasil pengakuan ada dugaan pelecehan. Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menangani pidananya, namun memang kasus ini belum ada delik aduan karena ibu korban tidak melapor,” jelasnya.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: