Dinkes Depok, Sidak Ke Sejumlah Tempat Pelayanan Kesehatan Terkait Peredaran Vaksin Palsu

Dinkes Depok, Sidak Ke Sejumlah Tempat Pelayanan Kesehatan Terkait Peredaran Vaksin Palsu

HarianDepok.com – Berita , Maraknya peredaran vaksin palsu di wilayah Jabodetabek akhir akhir ini, menjadi salah satu permasalahan yang harus segera diselesaikan oleh pihak pemerintah Indonesia agar dapat menjaga pertumbuhan dan perkembangan generasi muda berjalan dengan baik.

Presiden Indonesia, Joko Widodo menegaskan bahwa, adanya temuan pabrik vaksin palsu yang berlokasi di kawasan Tanggerang Selatan dinyatakannya sebagai tindak kejahatan luar biasa yang dapat membunuh generasi penerus secara perlahan lahan.

Untuk itu, beliau pun telah menginstruksikan kepada Menteri Kesehatan, Kapolri dan pihak terkait lainnya, agar dapat segera menyelesaikan permasalahan ini secepat mungkin untuk mengantisipasi dan memutuskan rantai peredaran vaksin palsu yang kini telah terjadi.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok dalam menyikapi maraknya peredaran vaksin palsu yang terjadi baru baru ini, langsung mengambil tindakan pencegahan dengan menerjunkan sejumlah pegawai ke lapangan guna melakukan pengecekan ke sejumlah instansi kesehatan, baik milik pemerintah maupun rumah sakit dan klinik swasta.

Dalam penyelidikannya, Dinkes Kota Depok tidak hanya memeriksa vaksin dan obat obatan yang ada, namun juga melakukan pemeriksaan dan investigasi secara serius kepada pengelola rumah sakit, klinik, dokter praktek sampai dengan apotik agar dapat memutus rantai peredaran vaksin palsu.

Kepala Bidang Pengawasan Obat dan makanan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, May Haryati kepada awak media mengatakan bahwa sampai dengan saat ini, pihaknya masih menelusuri peredaran vaksin palsu di seluruh wilayah kota Depok yang bekerja sama dengan pihak terkait dalam pelaksanaannya.

Sampai dengan kegiatan tersebut dilaksanakan, pihaknya pun mengaku belum menemui vaksin palsu yang beredar di wilayah kota Depok. Meski demikian, pihaknya akan terus memantau dan mengawasi serta rutin melakukan sidak ke sejumlah titik lokasi dan beberapa toko obat serta rumah sakit dengan harapan dapat mencegah adanya penggunaan vaksin palsu yang kini telah beredar luas.

“Pihak kami masih terus menelusuri apakah ada peredaran vaksin palsu di wilayah kota Depok. Untuk sementara waktu, pihak kami masih belum menemuk adanya penggunaan ataupun peredaran vaksin palsu di kota Depok,” tuturnya kepada awak media, Jum’at (01/07/2016).

Selain akan melakukan sidak ke sejumlah apotik, rumah sakit dan beberapa tempat pelayanan kesehatan lainnya, pihaknya pun juga akan melakukan pemantauan ke Puskesmas dan Posyandu guna mencegah meluasnya peredaran vaksin palsu yang amat sangat meresahkan masyarakat.

“Apabila kami menemukan adanya vaksin palsu, maka kami akan tarik dan langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk tindakan selanjutnya,” katanya.

Untuk memaksimalkan hal tersebut, pihaknya pun mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengawasi akan adanya peredaran vaksin palsu yang kini telah beredar luas di sejumlah kota kota besar.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)