3 Orang Anggota ISIS Dibekuk Polisi

3 Orang Anggota ISIS Dibekuk Polisi

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Pasukan Kepolisian anti-teror Indonesia, Densus 88 telah menangkap seorang pria berinisial A di Jatiasih, Bekasi tadi malam. A ditangkap ketika mengunjungi rekannya di sebuah toko bernama ‘Baghdad Kebab’ pada jam sepuluh malam.

Kepala Kepolisian Jatiasih Komisaris Melda Sitohang mengatakan A diduga telah menyumbangkan uang untuk para teroris, yang menyatakan diri sebagai pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dia juga merupakan kepala eksekutif Anshorut Tauhid Harian (JAT).

“A menyatakan dirinya sebagai anggota ISIS,” kata Melda.

Polisi telah menargetkan A karena terlibat dalam pendanaan teroris di Aceh sejak 2010. Sejauh ini, A ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan status rekannya saat ditemuinya di toko masih belum jelas.

Sementara di Ngawi, Jawa Timur, 2 orang bernama Kardi dan Guntor, warga Desa Gendingan, Kecamatan Widoraden juga ditangkap karena mengaku anggota ISIS

Polisi Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, kedua orang itu menyatakan diri sebagai pendukung ISIS, dan mereka telah menjadi sasaran polisi.

“Mereka memiliki senjata api, cukup untuk bukti,” kata Sutarman kemarin.

Menurut Kombes Ibnu Suhendra, Kepala Densus 88 di Ngawi, Kardi dan Guntur direkrut oleh Santoso, pemimpin Mujahidin Indonesia Timur kelompok teroris di Poso, Sulawesi Tengah. Kelompok ini adalah salah satu kelompok yang mendukung gerakan ISIS.

Di rumah Kardi, polisi menemukan bukti, termasuk pistol Baretta, 21 peluru dan beberapa buku tentang jihad. Polisi juga menyita bendera ISIS dan generator tenaga surya yang akan dikirim ke Santoso.

[adm/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)