Operasi Pekat Yang Digelar di Depok Berhasil Amankan Seorang Pengguna Narkoba dan Enam Wanita Penghibur

Operasi Pekat Yang Digelar di Depok Berhasil Amankan Seorang Pengguna Narkoba dan Enam Wanita Penghibur

HarianDepok.com – Berita , Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan oleh sejumlah petugas gabungan dari pihak Kepolisian kota Depok, TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok belum lama ini, berhasil mengamankan seorang pemuda yang kedapatan tengah asyik mengkonsumsi narkoba jenis shabu disalah satu tempat hiburan malam karaoke di bilangan kota Depok.

Dari hasil penggerebekan di lokasi tempat hiburan malam tersebut, petugas selain berhasil menangkap seorang pemuda pengguna narkoba jenis shabu yang berinisal D, petugas juga berhasil menemukan narkoba jenis shabu di lokasi yang sama seberat 0,5 gram. Selain berhasil mengamankan seorang pengguna narkoba dan shabu, petugas pun turut menggiring enam wanita penghibur ke kantor guna dilakukan penyelidikan.

Menurut data yang berhasil dihimpun, na keenam wanita belia yang turut diamankan oleh petugas diantaranya adalah SL (15th), CA (17th), SN (18th), SS (15th), S (15th) dan EN (17th). Operasi Pekat yang dilaksanakan pada waktu itu tidak kurang dari 240 personil gabungan diterjunkan guna mengamankan wilayah kota Depok dari berbagai gangguan Kamtibmas, narkoba dan kejahatan lainnya.

“Target sasaran yang difokuskan kepada operasi Pekat kali ini yakni, senjata tajam, senapan api, bahan peledak, balapan liar, tawuran, premanisme dan tindakan kejahatan lainnya yang meresahkan,” tutur Kepala Bagian Operasional, Polresta Depok, Komisaris Polisi Agus Widodo belum lama ini.

Agus menjelaskan, sebanyak tujuh orang yang digiring oleh petugas salah satunya adalah pengguna narkoba yang kini tengah diselidiki terkait narkoba yang dikonsumsinya. Sedangkan keenam orang lainnya yang keseluruhannya adalah wanita penghibur mendapatkan binaan dari petugas agar mereka tidak terjun kembali ke pekerjaan tersebut.

“Selain difokuskan untuk memberantas peredaran narkoba berikut penggunaannya secara ilegal, sasaran kamu juga difokuskan kepada gangguan Kamtibmas yang diantaranya tawuran yang kerap terjadi pada Ramadhan. Guna mencegah terjadinya aksi tawuran, pihak kami pun berinisiatif membubarkan anak anak remaja yang tengah nongkrong di jalan,” jelasnya.

Tak hanya sampai disitu saja, petugas pada saat menggelar operasi tersebut, sebanyak sembilan kendaraan sepeda motor tanpa disertai dokumen kelengkapan turut disita petugas dari beberapa pengendara kendaraan. Sedangkan 33 orang pemuda yang ikut terjaring dalam operasi tersebut ikut diberikan sanksi tegas oleh petugas.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: