Pasar Takjil di Depok Dilarang Membuka usahanya di Bahu Jalan

Pasar Takjil di Depok Dilarang Membuka usahanya di Bahu Jalan

HarianDepok.com – Berita , Menyikapi akan maraknya para pedagang pasar tumpah atau biasa dikenal dengan pedagang dadakan yang menyajikan sajian makanan untuk berbuka (Takjil) yang berdagang di bahu jalan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menghimbau kepada seluruh para pedagang pasar tumpah agar tidak menggelar barang dagangannya di pinggiran jalan.

Hal ini dimaksudkan agar arus lalu lintas di kawasan kota Depok tidak terganggu sehingga aktivitas dan roda perekonomian kota dapat terus berjalan dengan lancar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan bahwa pihaknya tidak melarang akan adanya kegiatan pasar tumpah yang dilakukan oleh sejumlah orang untuk mendapatkan keuntungan di bulan Ramadhan. Namun dirinya meminta kepada seluruh pedagang tumpah dan yang lainnya agar tidak menggelar usahanya di pinggiran jalan.

“Apabila kondisinya mengganggu arus lalu lintas kendaraan, maka akan kami tertibkan dan kami beri peringatan agar mereka memundurkan lapak usahanya dan tidak lagi menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Hal inilah yang dilarang. Selain dapat menghambar arus lalu lintas, juga dapat membahayakan nyawa konsumen maupun si pedagang sendiri,” tuturnya, Jum’at (17/06/2016).

Agar dapat berjalan dengan baik, Nina mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan agar dapat segera mengantisipasi akan adanya pasar tumpah yang marak terjadi pada saat bulan Ramadhan sehingga mereka dapat dengan tertib menggelar barang dagangannya.

“Yang tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas tidak akan kami larang. Namun, apabila ada yang masih nekad untuk berdagang di pinggir jalan padahal sudah mendapatkan peringatan, maka kami akan berikan tindakan tegas. Pasar tumpah kan sebetulnya banyak membantu warga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, jadi gak apa apa selama tidak melanggar aturan dan tata tertib yang berlaku,” jelasnya.

Nina mengungkapkan, bahwa di setiap Kelurahan akan ada sentra jajanan dan pasar Ramadhan yang letak dan waktu pelaksanaannya diatur oleh pihak Kelurahan setempat. Selain dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhannya di bulan Ramadhan, Pasar tumpah juga dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar.

”Yang pasti kalau mengganggu ketertiban umum, sentra takjil atau pasar tumpah akan kami geser tempatnya,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)