Operasi Pasar Digelar Disperindag Depok di 11 Kecamatan

Operasi Pasar Digelar Disperindag Depok di 11 Kecamatan

HarianDepok.com – Berita , Operasi pasar yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok pada Jum’at 17 Juni 2016 mendapatkan respon positif dari ratusan warga yang langsung berbondong bondong menyambangi lokasi operasi pasar guna membeli sejumlah bahan pangan dan kebutuhan sehari hari dengan harga murah.

Operasi pasar yang digawangi oleh Kepala Bidang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok, Martinho pada waktu itu dimaksudkan agar dapat menstabilkan harga sembako dan kebutuhan sehari hari masyarakat terlebih lagi pada saat bulan Ramadhan kali ini sehingga lonjakan harga yang kerap terjadi pada dan hingga menjelang hari raya Idul Fitri dapat diminimalisir.

“Anggaran yang telah dipersiapkan untuk menggelar pasar murah di bulan Ramadhan kali ini jumlah besarannya melebihi dari 300 juta rupiah. Dana tersebut didapatkan dari Anggaran Pendapatan Belanja (APBD) Kota Depok. Operasi pasar ini pun juga ditenggarai oleh adanya instruksi langsung dari Presiden Indonesia, Bapak Joko Widodo yang menghimbau kepada pemerintah agar melakukan operasi pasar guna menekan lonjakan harga pada bulan Ramadhan,” tuturnya, Jum’at (17/06/2016).

Martinho menerangkan, dana yang dipersiapkan dari APBD kota Depok itu tidak lain untuk digunakan mengadakan bahan pangan sembako yang jumlahnya diperkirakan mencapai 5.500 paket sembako untuk disebar di 11 Kecamatan dan 22 Kelurahan yang ada di kota Depok. Untuk masing masing Kelurahan akan mendapatkan sebanyak 250 paket sembako.

Ia menjelaskan, untuk teknis pelaksanaannya, penjualan yang dilaksanakan di tiap tiap Kelurahan diberlakukan dengan menggunakan sistem kupon yang nantinya akan dibagikan kepada warga yang kurang mampu di Kelurahan setempat dengan harapan penyaluran sembako tersebut benar benar jatuh kepada orang yang berhak yaitu warga kecil.

“Untuk satu paket sembako yang kami adakan kali ini terdiri dari lima barang yang diantaranya ada minyak goreng, sirup, gula pasir, tepung terigu dan kacang. Sedangkan untuk harga yang kami bebankan kepada pemegang kupon kami jual seharga 40.000 rupiah. Harga ini terbilang cukup murah dibandingkan dengan harga dipasaran yang mencapai 65.000 rupiah,” katanya.

Ia melanjutkan. Dalam satu paket sembako tersebut nilai subsidi yang diberikan oleh pemerintah untuk warga kurang mampu yang membeli satu paket bahan pangan tersebut sebesar 24.000 rupiah. Hal ini dimaksudkan agar warga kurang mampu dapat terbantu dalam mendapatkan sembako dengan harga lebih murah ketimbang dipasaran.

Pasar murah yang rencananya akan diselenggarakan sampai dengan tanggal 22 Juni 2016 mendatang diharapkannya dapat memberikan kemudahan dan keringanan kepada warga kurang mampu untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Untuk penyelenggaraan pasar murah tersebut akan dilakukan di dua titik per Kecamatan dan dilakukan secara bertahap sehingga paket sembako dapat jatuh dan tersalurkan kepada yang berhak.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: