Disdukcapil Kota Depok Terapkan Sistem Online Dalam Pembuatan Akte Lahir

Disdukcapil Kota Depok Terapkan Sistem Online Dalam Pembuatan Akte Lahir

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok dalam upaya untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat saat ini telah melakukan kerjasama dengan sejumlah rumah sakit dan instansi lainnya guna menggulirkan pembuatan Akte Lahir dengan menggunakan sistem online.

Selain dianggap lebih mempermudah masyarakat dalam kepengurusannya, pembuatan Akte Lahir dengan menggunakan sistem online ini juga diharapkan mampu menunjang cita cita Pemkot Depok dalam mewujudkan kotanya sebagai Cyber City yang sejak beberapa waktu lalu program tersebut gencar dilakukan.

Dalam kepengurusannya, penerbitan Akte Lahir yang biasanya dapat memakan waktu satu hingga dua minggu ini dapat ditekan proses pengerjaannya dengan menggunakan sistem online hanya dalam waktu lima hari saja. Hal ini menjadi suatu kemajuan yang amat diharapkan oleh masyarakat kota Depok sejak lama.

Untuk memaksimalkannya, Disdukcapil Kota Depok pun telah menggandeng sedikitnya 12 mitra pendukung yang diantaranya adalah Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan sejumlah rumah sakit lainnya seperti RS HGA, RS Sumber Bahagia, Naura Medika, RS Hermina, RS Bhakti Yudha dan masih banyak yang lainnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir mengatakan, pengajuan Akte Lahir dengan menggunakan sistem online kali ini selain ditujukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kota Depok sebagai Cyber City juga dimaksudkan sebagai salah satu dukungan terhadap program One Day One Hour Service (ODOHS) yang digalakkan oleh Walikota Depok, Idris Abdul Shomad belum lama ini.

“Dalam rangka mendukung program one day one hour service kesiapan percepatan kepemilikan akta kelahiran. Kami menjalin kerjasama dengan mitra. Ini oleh RS yang langsung mengurus, memudahkan masyarakat hanya tinggal melengkapi surat – surat,” kata Kepala Disdukcapil Kota Depok Misbahul Munir, Jum’at (17/06/2016).

Dari keterangannya, bahwa saat ini pemerintah Indonesia telah menargetkan untuk bayi yang berusia mulai dari nol sampai dengan 17 tahun dapat memiliki Akte Lahir sebanyak 77 persen dari total keseluruhan. Sedangkan untuk di wilayah kota Depok sendiri baru mencapai 43,88 persen dan diharapkannya dapat terus meningkat jumlahnya hingga mencapai jumlah yang diinginkan.

“Karena itu dengan sistem ini menggandeng mitra kami berharap lebih mempercepat bayi memperoleh akta. Program ini khusus bagi bayi yang baru lahir,” jelasnya.

Menurut data yang dimiliki oleh pihak Disdukcapil Kota Depok, sampai dengan bulan Mei 2016 kemarin, sebanyak 234.297 anak yang telah memiliki Akte Lahir dari total keseluruhan anak yang ada di kota Depok yaitu sebanyak 533.000 anak. Agar dapat lebih memaksimalkan kinerja program tersebut, Misbahul juga turut mengajak seluruh Kecamatan se Kota Depok untuk ikut mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat maupun kepada pihak terkait lainnya.

Dengan adanya upaya tersebut diharapkannya, data kependudukan di kota Depok dapat lebih maksimal dan akurat sehingga perkembangan kota dapat terus terpantau dengan baik.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: