Walikota Depok Layangkan Surat Permohonan Terkait Rencana Rasionalisasi PNS Sejuta Orang

Walikota Depok Layangkan Surat Permohonan Terkait Rencana Rasionalisasi PNS Sejuta Orang

HarianDepok.com – Berita , Adanya rencana dari Pemerintah Indonesia untuk mengurangi jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini dengan jumlah sebanyak satu juta pegawai, disikapi oleh Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dengan melayangkan surat permohonan kepada pihak Kemenpan RB untuk mempertimbangkan rencana pengurangan tersebut. Pasalnya, sampai dengan saat ini, jumlah PNS yang bekerja di kota Depok dianggapnya masih kurang.

Apalagi dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk kota Depok, membuat seluruh PNS yang ada harus bekerja ekstra demi melayani kebutuhan masyarakat. Apabila rencana pengurangan tersebut terjadi, maka roda pemerintahan di wilayah kota Depok dipastikan akan tersendat.

Walikota Depok, Idris Abdul Shomad mengatakan, bahwa sebagai seorang pemimpin kota Depok saat ini, dirinya perlu untuk melakukan tindakan antisipasi akan hal tersebut guna dapat menggenjot roda pemerintahan lebih maksimal lagi sehingga potensi dan perekonomian kota dapat terus berjalan.

“Belum ada indikasi mengenai permasalahan ini sih. Namun hal ini hanya mengantisipasi kekhawatiran kami saja. Sejak kemarin, pihak kami sudah melayangkan surat permohonan untuk mempertimbangkan rencana rasionalisasi sejuta PNS yang akan dilakukan oleh pihak Kemenpan RB dalam waktu dekat ini,” tuturnya, Selasa (14/06/2016).

Idris menuturkan, kota Depok saat ini masih memerlukan tenaga PNS yang jumlahnya masih kurang sekitar 50 persen dari total pegawai yang ada dimana sampai dengan saat ini tercatat sebanyak 7.800 pegawai untuk melayani masyarakat kota Depok yang sudah menembus angka 2,1 juta jiwa lebih baik lagi. “Masih kurang 8.000 PNS baru 50 persen,” jelasnya.

Idris mengatakan, apabila ada pengurangan tenaga kerja sebanyak 3.000 PNS untuk wilayah kota Depok saja dengan alasan ijazah yang belum memenuhi standarisasi di atas SLTA maka akan berdampak kepada kekacauan dalam pelaksanaan pelayanan publik. Terlebih lagi dengan adanya kota Depok yang telah menjadi kota urban multietnis karena letaknya yang amat strategis yang membutuhkan tenaga pekerja yang optimal.

Meski demikian, dirinya pun mengaku tidak menampik akan adanya PNS yang memiliki sifat dan karakter pemalas. Oleh sebab itulah, dirinya menegaskan akan mengevaluasi seluruh PNS yang kerap mangkir dan membolos dari pekerjaannya. “Kami akan kekurangan melayani publik. Kehilangan tenaga dalam melayani masyarakat mengacaukan suasana pelayanan. Depok ini kota transit dan tak mudah,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)