Jelang Idul Fitri 1437 Hijriah di Depok PT Pertamina Siapkan 290.000 Tabung Gas Tambahan

Jelang Idul Fitri 1437 Hijriah di Depok PT Pertamina Siapkan 290.000 Tabung Gas Tambahan

HarianDepok.com – Berita , Menyikapi akan tingginya lonjakan permintaan barang baku untuk kebutuhan sehari hari seperti gas elpiji tiga kilogram di wilayah kota Depok, PT Pertamina dalam waktu dekat ini berencana akan melakukan operasi pasar agar kebutuhan dan permintaan stok gas elpiji dapat terpenuhi dengan baik selama bulan Ramadhan.

Guna mencegah terjadinya lonjakan harga dan kelangkaan stok barang, PT Pertamina pun juga telah menyiapkan sebanyak 290.000 tabung gas elpiji tambahan sehingga masyarakat tidak dikhawatirkan lagi akan tingginya dan langkanya gas elpiji yang kerap kali terjadi pada saat Ramadhan tiba, terlebih lagi menjelang hari raya Idul Fitri.

“Jumlah tersebut, disebar mulai dari awal, pertengahan, akhir Ramadhan hingga setelah lebaran Idul Fitri 1437 H,” ujar Senior Sales Representatif Pertamina Wilayah Depok, Bogor dan Sukabumi, Herdi Surya Indrawan, di Depok, Minggu (12/06/2016).

Ia menjelaskan bahwa penambahan jumlah stok tabung gas tersebut dilakukannya agar dapat menekan adanya kemungkinan terjadinya kekurangan stok di suatu daerah. Selain melakukan hal tersebut, pihaknya pun mengaku akan terus melakukan operasi pasar agar dapat menekan terjadinya lonjakan harga sampai menjelang Idul Fitri 1437 Hijriah.

“Biasanya dengan penambahan lima hari kerja itu sudah mencukupi. Namun, tidak menutup kemungkinan apabila terjadi kekurangan di suatu daerah kami akan lakukan operasi pasar,” terangnya.

Selain akan melakukan hal tersebut, pihak PT Pertamina pun dengan tegas akan memberikan sanksi kepada pangkalan gas elpiji tiga kilogram yang menjual harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu dengan memberikan skorsing kepada pangkalan yang melakukan hal tersebut. Apabila sanksi skorsing tidak diindahkan, maka pemutusan hubungan usaha juga akan dilakukan oleh pihaknya.

“Kalau ada pangkalan yang terbukti menjual di atas harga HET maka akan kami berikan sanksi berupa skorsing terhadap pangkalannya. Kami juga akan putus hubungan usahanya,” tegasnya.

Agar dapat memaksimalkan upaya tersebut Herdi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada agar tidak menggunakan gas elpiji bersubsidi bagi yang mampu dan mengalihkannya ke gas elpiji ukuran 5,5 kilogram non subsidi sehingga kebutuhan masyarakat kurang mampu dapat terpenuhi dengan baik. “Kami juga meminta kepada masyarakat yang mampu agar tidak membeli gas elpiji tiga kilogram, kami telah siapkan gas elpiji yang 5,5 kilogran,” tandasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: