Puluhan Karyawan Pabrik Plastik Tuntut Gaji dan Pesangon

Puluhan Karyawan Pabrik Plastik Tuntut Gaji dan Pesangon

HarianDepok.com – Berita , Dibukanya gerbang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini dan semakin ketatnya persaingan bisnis di tanah air, membuat sejumlah perusahaan mau tidak mau terpaksa harus mampu mengimbanginya. Apabila tidak bisa beradaptasi dengan adanya perihal tersebut maka diperkirakan suatu perusahaan terpaksa harus gulung tikar.

Salah satunya adalah perusahaan plastik yang memiliki pabrik di Jalan Pekapuran, Cimanggis, Depok, Jawa Barat yang dimana pada pabrik tersebut telah resmi ditutup oleh pihak pengelola sejak tanggal 15 Mei 2016 dikarenakan oleh masalah internal yang dihadapi perusahaan.

Namun, semenjak pabrik tersebut ditutup, sejumlah karyawannya yang sebanyak 80 orang meminta pertanggung jawaban pihak perusahaan atas adanya penutupan pabrik tersebut yang menuntut uang pesangon para karyawan. Menurut data yang didapatkan bahwa sebelum pabrik tersebut ditutup, pihak perusahaan sudah memberikan selebaran kepada para buruh secara sepihak atas penutupan pabrik.

Namun, setelah pabrik resmi ditutup, gaji dan pesangon para karyawannya pun belum juga diberikan. Alhasil sebanyak 80 karyawannya geram dan menuntut segera untuk dibayarkan pesangon dan gaji yang belum dibayarkan.

“Perusahaan ini melakukan penutupan sepihak tanpa ada koordinasi dan alasan kenapa perusahaan tutup itu per tanggal 15 Mei, mereka memberikan selebaran pada saat kami masih bekerja,” kata seorang buruh, Darsono, Kamis (09/06/2016).

Dari penuturannya, bahwa pihak perusahaan sempat berjanji bahwa mereka ingin membayarkan uang pesangon kepada karyawannya sebesar dua bulan gaji. Namun, sampai dengan saat ini pihak perusahaan masih belum merealisasikan janji dan kewajibannya tersebut. “Hanya dijanjikan dan gaji kita bulan ini belum dibayar,” tukasnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Darsono pun memohon kepada Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) kota Depok agar mau terjun kelapangan guna membantu menyelesaikan permasalahan tersebut agar dapat rampung secepatnya.

Pihaknya pun mengancam apabila hak hak para karyawan masih belum dipenuhi oleh pihak perusahaan, maka dalam waktu dekat ini mereka beramai ramai berencana datang ke kantor pusat yang berlokasi di kawasan Kelapa Gading dengan maksud menuntut hak hak mereka. Oleh sebab itulah, pihaknya berharap akan adanya itikad baik dari pihak perusahaan dalam menangani permasalahan ini.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: