Google Doodle Hari Ini Peringati HUT Phoebe Snetsinger, Siapakah Dia?

Google Doodle Hari Ini Peringati HUT Phoebe Snetsinger, Siapakah Dia?

HarianDepok.com – TechNews , Pada hari ini, Kamis (09/06/2016), halaman utama Google menampilkan animasi berbagai jenis burung serta seorang wanita yang meneropong dari kejauhan. Wanita tersebut adalah Phoebe Snetsinger. Google Doodle hari ini dipersembahkan untuk memperingati ulang tahun Phoebe Snetsinger yang ke-85. Lalu apa istimewanya Phoebe Snetsinger sehingga menjadi tema Google Doodle hari ini? Ternyata ia adalah seorang pengamat burung asal Amerika Serikat.

Ia terkenal karena berhasil melihat dan mencatat 8.398 spesies burung sepanjang hidupnya. Menurut American Birding Association, saat ini telah ditemukan sekitar 10.000 spesies burung di dunia. Ini berarti Snetsinger telah melihat sebagian besar spesies burung pada zamannya. Phoebe Snetsinger lahir pada 9 Juni 1931 silam. Ia wafat pada 23 November 1999 lalu di usia 68 tahun. Phoebe Snetsinger adalah putri dari orang paling berpengaruh di dunia periklanan, Leo Burnett.

http://www.hariandepok.com/64435/google-doodle-hari-ini-peringati-hut-phoebe-snetsinger-siapakah-dia

Dia mendapatkan sejumlah kecil kekayaan dari ayahnya ini, yang kemudian dipakai untuk membiayai perjalanannya mengamati burung ke beberapa lokasi di dunia. Minat Phoebe Snetsinger pada burung sebenarnya dimulai saat melihat burung berjenis blackburnian warbler pada 1975. Namun, minat tersebut baru mulai ditekuni setelah dokter mendiagnosanya mengalami kanker kulit akut pada 1981. Perjalanan pertamanya setelah diagnosa tersebut adalah menuju ke Alaska.

Selanjutnya, Phoebe Snetsinger juga mengamati dan mendokumentasikan berbagai spesies burung ke seluruh penjuru dunia, bahkan hingga tempat-tempat terpencil dan berbahaya. Seperti dilansir KompasTekno dari The Independent, dalam salah satu perjalanan berdurasi tiga pekan di Kenya, Phoebe Snetsinger berhasil melihat dan mendokumentasikan 500 spesies burung. Dalam perjalanan yang lain, wanita tangguh ini mesti berhadapan dengan kecelakaan kapal dan gempa bumi.

Ada juga kejadian mengerikan ketika mendokumentasikan burung di Papua Nugini. Pemandu perjalanannya dipukuli dan dia diperkosa oleh lima orang. Perjalanan terakhirnya adalah di Madagaskar, pada November 1999. Di pulau ini Phoebe Snetsinger berhasil mendokumentasikan burung Helmet Vanga yang sangat langka. Setelah dokumentasi tersebut, dia mengalami kecelakaan fatal dan langsung meninggal. Phoebe Snetsinger meninggalkan sebuah memoar berjudul Birding on Borrowed Time. Buku tersebut diterbitkan pada 2003 lalu oleh American Birding Association.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok