Satpol PP Depok Larang Lapak Penjual Takjil Beroperasi di Bahu Jalan

Satpol PP Depok Larang Lapak Penjual Takjil Beroperasi di Bahu Jalan

HarianDepok.com – Berita , Adanya pasar dadakan dan para pedagang yang menyediakan makanan pembuka puasa (Takjil) di sejumlah bahu jalan di kawasan kota Depok, menjadi salah satu pemandangan yang biasa terjadi pada saat bulan Ramadhan tiba. Meski demikian, kebiasaan dan pemandangan tersebut nampaknya akan segera hilang dikarenakan akan adanya larangan dari pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Depok yang menyatakan melarang akan adanya pasar tumpah/dadakan yang ada di bahu jalan.

Larangan tersebut diterbitkan karena pasar atau lapak yang menyajikan hidangan Takjil di bahu jalan dianggapnya sebagai salah satu penyebab terjadinya kemacetan di kota Depok sehingga harus segera ditindaklanjuti dan dipahami oleh seluruh pihak terkait.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan bahwa sampai dengan saat ini pemerintah tidak melarang masyarakat menjalankan bisnis santapan berbuka puasa. Namun mereka diminta agar dapat tertib dan taat kepada aturan dan larangan yang berlaku.

“Kalau di bahu jalan kan mengganggu kelancaran lalu lintas,” katanya. “Itu yang akan kami tertibkan.” Tuturnya, Selasa (07/06/2016).

Guna memaksimalkan penanganan dan penertiban terkait perihal tersebut, pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan Kelurahan dan Kecamatan agar bersama sama mengantisipasi dan mengawasi pasar dadakan yang kerap muncul pada saat Ramadhan terlebih lagi yang beroperasi di bahu jalan agar dapat segera ditertibkan.

“Yang tidak mengganggu kelancaran lalu lintas tidak akan dilarang. Sebab, selama ini pasar tumpah/dadakan yang menyajikan santapan berbuka puasa juga membantu masyarakat,” ujarnya.

Nina menambahkan, bahwa kedepannya setiap Kelurahan di wilayah kota Depok nantinya akan memiliki sentra jajanan dan pasar Ramadhan yang dimana dalam penerapan dan pengawasannya akan ditangani langsung oleh pihak Kelurahan. “Yang jelas, kalau mengganggu ketertiban umum, sentra takjil akan kami geser tempatnya.”katanya.

Dengan adanya instruksi dan larangan ini, diharapkannya masyarakat khususnya para pedagang agar dapat mencermati dan memahaminya dengan baik sehingga roda perekonomian kota dapat terus berjalan.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)