Kepolisian Kota Depok Berhasil Ungkap Peredaran Bahan Pangan Kadaluwarsa

Kepolisian Kota Depok Berhasil Ungkap Peredaran Bahan Pangan Kadaluwarsa

HarianDepok.com – Berita , Baru baru ini, aparat kepolisian Polsek Bojong Gede berhasil mengungkap peredaran makanan dan barang barang kadaluwarsa yang berlokasi di Kampung Kelapa Dua, Bojong Gede, Kabupaten Bogor pada beberapa hari yang lalu. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sedikitnya ratusan makanan dan produk kemasan kadaluwarsa dari tangan para pelaku.

Kegiatan penyergapan yang dilakukan pada Jum’at 03 Juni 2016 kemarin, selain berhasil mengamankan ratusan makanan dan produk kemasan kadaluwarsa, petugas juga berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diantaranya adalah pemilik toko.

Kapolresta Depok, AKBP Harry Kurniawan mengatakan bahwa makanan dan produk kemasan yang sudah melewati masa tenggang atau kadaluwarsa akan diamankan dan dijadikan sebagai barang bukti oleh petugas terkait penyelidikan kasus peredaran barang tidak layak konsumsi tersebut.

“Makanan dan produk kemasan yang sudah melewati batas waktu pemakaian atau biasa dikenal dengan kadaluwarsa inu disita oleh petugas untuk dijadikan sebagai alat barang bukti,” tuturnya, Senin (06/06/2016).

Harry menjelaskan bahwa terungkapnya peredaran barang kadaluwarsa tersebut berkat adanya laporan dari salah satu korban yaitu Jontara Panjaitan (30th) warga Cibinong, Bogor yang melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian yang usai menerima laporan tersebut langsung membentuk tim untuk menyergap para pelaku.

Dari penyergapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pemilik toko berinisial P (41th) dan seorang asisten karyawannya yang berinisial D (40th) yang langsung digiring oleh petugas karena terbukti mengedarkan barang kebutuhan pokok yang sudah tidak layak konsumsi alias sudah kadaluwarsa.

“Motif para pelaku melakukan hal tersebut dimaksudkan agar mereka mendapatkan keuntungan lebih besar dengan menjual barang kadaluwarsa pada saat menjelang bulan puasa dan lebaran,” jelasnya.

Pelaku yang kini telah diamankan oleh petugas dijerat dengan Undang Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman kurungan penjara.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD

Tags: