Seorang PNS DKI Jakarta Dicokok Polisi Depok Tengah Bertransaksi Narkoba

Seorang PNS DKI Jakarta Dicokok Polisi Depok Tengah Bertransaksi Narkoba

HarianDepok.com – Berita , Pihak kepolisian kota Depok dalam memberantas peredaran narkoba di kawasan hukumnya sampai dengan saat ini terus dilakukan dengan rutin dan serius mengingat akan adanya instruksi dari Presiden Joko Widodo yang menyatakan perang melawan narkoba.

Terkait hal tersebut, pihak Satuan Narkotika Polresta Depok pun berhasil mengamankan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  yang ditangkap berikut barang bukti sejumlah daun ganja kering siap edar.

Pegawai yang berinisial ES tersebut, behasil diamankan oleh petugas usai dirinya melakukan transaksi narkoba dengan penjual ganja yang berlokasi di Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Ganja seberat 7,1 gram yang didapatkan dari ES, langsung dibawa oleh petugas guna diselidiki lebih lanjut.

PNS yang diketahui bekerja di Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Sudin Damkar) wilayah Jakarta Selatan ini mengaku kepada petugas bahwa daun ganja kering tersebut hanya akan digunakan untuk dikonsumsi sendiri saja dan untuk bersenang senang, bukan untul diedarkan kembali.

“Pelaku mengaku bahwa daun ganja tersebut hanya untuk dikonsumsi sendiri saja dan untuk bersenang senang,” tutur Kepala Satuan Narkotika Polresta Depok, Komisaris Polisi Putu Kholis Aryana, Senin (06/06/2016).

Dari penjelasannya bahwa ES juga mengaku baru kali ini dirinya membeli narkotika jenis ganja di kawasan kota Depok. Selain daripada hal tersebut, ES juga mengaku bahwa dirinya sempat berhenti menggunakan narkoba beberapa waktu namun kambuh kembali. “Yang bersangkutan mengakunya sempat berhenti. Tapi kambuh lagi,” kata Putu Kholis.

Meski demikian ES yang statusnya masih berprofesi sebagai PNS di instansi pemerintahan Provinsi DKI Jakarta tetap harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan pengadilan. ES dijerat dengan Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 mengenai penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: