Kabar Adanya Aliran Sesat Di Sukmajaya Depok Diklarifikasi Permasalahannya Oleh Petugas

Kabar Adanya Aliran Sesat Di Sukmajaya Depok Diklarifikasi Permasalahannya Oleh Petugas

HarianDepok.com – Berita , Aliran sesat yang diduga telah berjalan di kawasan Sukmajaya, Depok sejak beberapa pekan lalu, kini permasalahannya diklarifikasi oleh pihak kepolisian kota Depok bahwa kabar tersebut tidaklah benar. Pasalnya, setelah pihak yang berwenang mengklarifikasi ke tempat yang diduga digunakan untuk menyebarkan aliran sesat adalah tempat untuk mengaji.

Selain terbukti memang dijadikan tempat untuk mendalami ilmu agama, permasalahan mengenai aliran sesat tersebut meluas dikarenakan adanya sikap cemburu dari sang suami terhadap guru mengaji istrinya yang kerap menekuni ilmu agama di tempat tersebut.

Hal tersebut dilontarkan langsung oleh Kepala Polsek Sukmajaya, Ajun Komisaris Supriyadi yang mengatakan bahwa sikap cemburu tersebutlah yang membuat adanya kabar isu aliran sesat kembali muncul dengan nama Amanah Keagungan Ilahi (AKI) yang dikabarkan mengajarkan kepada umatnya untuk tidak melakukan sholat lima waktu dan memperbolehkan seks bebas.

“Permasalahannya terlalu dibersar besarkan dan meluas ke berbagai media. Kami beserta Lurah dan Camat langsung mengadakan pertemuan dengan pihak yang dianggap menjalankan aliran sesat untuk mengklarifikasi perihal tersebut. Setelah adanya komunikasi antara pihak kami dengan yang bersangkutan bahwa di tempat tersebut adalah benar benar tempat untuk menimba ilmu agama dan bukan aliran yang menyesatkan seperti yang dikabarkan,” jelasnya, Senin (23/05/2016).

Dari serangkaian komunikasi yang dilakukan oleh pihak terkait dengan sejumlah pejabat daerah pada waktu itu, terungkap bahwa antara guru mengaji yang bernama Dedy dengan seorang perempuan yang diajarkannya mengaji tidak memiliki hubungan apa apa dan hanya sebatas guru dan murid saja. Diduga dikarenakan adanya hal tersebutlah yang menjadi faktor penyebab kecemburuan sang suami.

“Ya betul, kami jelaskan kembali bahwa mereka yang berada di tempat yang diduga menjadi tempat aliran sesat adalah tempat yang betul betul digunakan untuk menimba ilmu agama yang diakui oleh negara, selebihnya daripada itu tidak diketemukannya adanya ajaran yang menyimpang,” tegasnya.

Maka daripada itu, Supriyadi menghimbau dan meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak resah akan adanya aliran sesat yang berada di wilayah hukumnya. Semuanya telah diklarifikasi dan diketahui hanyalah sebatas permasalahan hubungan suami istri saja. Jadi tidak benar akan adanya aliran sesat di kawasan Sukmajaya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: