Tewasnya Mahasiswa UI Depok di Gedung Kantin Dalam Kampus Telah Menemui Titik Terang

Tewasnya Mahasiswa UI Depok di Gedung Kantin Dalam Kampus Telah Menemui Titik Terang

HarianDepok.com – Berita , Adanya peristiwa tragis yang menewaskan seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI)  Bhayangkara Tegar Pradana yang berusia 24 tahun pada beberapa waktu lalu akhirnya menemui titik terang. Kasus yang menimpa korban tersebut selama diselidiki dan dikembangkan oleh pihak yang berwajib kini disimpulkan bukan peristiwa tindak pidana.

Pernyataan ini diperkuat oleh Kepala Polresta Depok, AKBP Harry Kurniawan saat dihubungi oleh awak media yang mengatakan bahwa kasus kematian salah seorang mahasiswa UI S2 Teknik Kimia pada waktu itu murni kecelakaan yang dimana diketahuinya disebabkan oleh adanya benturan keras dikepala korban sehingga mengakibatkan kematian.

“Sudah kami selidiki kasusnya, dan hasilnya sudah dapat disimpulkan yaitu bukan hasil dari tindak pidana melainkan murni kecelakaan,” tuturnya kepada awak media, Minggu (22/05/2016).

Menurut data yang berhasil dirangkum oleh rekan media bahwa Tegar yang pada Rabu 18 Mei 2016 siang hari tengah makan dan minum dikantin bersama sama dengan rekan wanitanya tiba tiba merasakan sakit yang amat sangat dibagian kepala sehingga korban mencoba menghilangkannya dengan cara menidurkan kepalanya di atas meja.

Tak beberapa lama kemudian, korban yang diduga masih mengalami migrain hebat terjatuh dari tempat duduknya yang langsung membentur tiang beton penyangga bangunan kantin di fakultas terkait. Korban yang dalam keadaan tersebut berada dalam keadaan tak sadarkan diri langsung ditolong oleh rekan mahasiswa ke Klinik Makara UI.

Belum sempat mendapatkan pertolongan, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi guna membawa jenazah untuk disemayamkan.

“Semua saksi dan hasil dari olah TKP sudah kami terima yang hasilnya membuktikan bahwa almarhum memiliki penyakit migrain yang tiba tiba terjengkang dari tempat duduknya sehingga membentur tiang blok penyangga bangunan. Untuk hasil visum, ada luka dibagian kepala akibat benda tumpul (penyangga bangunan), bibir, kuku dan tangan membiru, tidak mengandung nafza. Ini murni kecelakaan bukan tindak pidana,” katanya.

Sementara itu, Kepala Humas Universitas Indonesia, Rifelly Dewi Astuti mengatakan bahwa pihaknya beserta seluruh jajaran pengurus UI turut menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Tegar. “Seluruh civitas akademika UI turut berbela sungkawa sedalam dalamnya atas wafatnya Bhayangkara Tegar Perdana. Semoga arwah almarhum diterima di sisiNya,” tutupnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: