Usaha Peternakan di Kampung 99 Depok Harus Tutup. Inilah Alasannya

Usaha Peternakan di Kampung 99 Depok Harus Tutup. Inilah Alasannya

HarianDepok.com – Berita , Berkembangnya usaha peternakan yang ada di kampung 99 sampai dengan saat ini menjadi kendala dimana dalam usahanya tersebut, harus memiliki surat izin dari pemerintah setempat agar dapat terus beroperasi dan berpayung hukum. Namun tidak demikian adanya yang terjadi, meski sudah diberikan sosialisasi dan arahan oleh anggota DPRD beserta Pemkot Depok pada 04 Mei 2016 kemarin, namun peternakan di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok masih terus berjalan tanpa izin.

Sontak saja permasalahan tersebut membuahkan komplain dari warga Perumahan Cinere Hijau yang berlokasi tak jauh dari kawasan peternakan yang mengaku terganggu dengan peternakan tersebut. Selain terganggu dengan suaranya, bau yang dikeluarkan oleh kotorannya pun menjadi alasan lainnya yang menambah peternakan tersebut secepat mungkin harus ditindak tegas.

Linggom Parasian, salah satu tokoh masyarakat RT 06/003 di kawasan tersebut mengatakan bahwa sampai dengan saat ini, warga masih dapat mencium bau tak sedap yang berasal dari kandang peternakan di kampung 99. “Meski sudah diberikankan himbaun dan arahan dari Pemkot dan DPRD Depok, namun masih saja ada aktivitas ternak tersebut berlangsung,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Minggu (22/05/2016).

Dari penjelasannya bahwa usaha ternak yang ada di kampung 99 secepatnya harus segera dihentikan aktivitasnya ini dikarenakan adanya surat peringatan yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) kota Depok yang berisikan agar menghentikan usaha tersebut dari segala macam aktivitasnya yang surat tersebut ditembuskan langsung hingga kepada Walikota, BPM2TP, Distarkim, DPRD dan instansi terkait lainnya.

Linggom pun mengungkapkan bahwa sebetulnya ternak yang ada di lokasi tersebut diperbolehkan asalkan tidak melebihi jumlah yang dibatasi oleh pihak terkait. Namun diperkirakan oleh adanya ambisi dari para pemilik ternak untuk memperoleh keuntungan, maka jumlah tersebut semakin meningkat di setiap tahunnya dan melebihi jumlah yang telah ditetapkan.

Merujuk akan adanya surat peringatan yang diterbitkan oleh pihak terkait, Linggom meminta kepada pengurus kampung 99 agar dapat segera mematuhi dan memahami segala kebijakan yang diberikan oleh Pemkot Depok agar secepat mungkin menghentikan segala macam aktivitas beternak di kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Distankan) Kota Depok, Etty Suryahati mengatakan bahwa surat izin usaha yang dimiliki oleh peternakan kampung 99 sudah habis masa berlakunya sejak 2009 silam dan tidak diperpanjang sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh pihak terkait.

Oleh sebab itulah kedepannya akan dilakukan penyegelan oleh SKPD terkait apabila usaha peternakan di kampung 99 masih terus berjalan. “Untuk tindaklanjutnya akan dilakukan oleh pihak terkait agar segera dilakukan penyegelan,” tuturnya.

Adanya beberapa surat peringatan yang sudah dilayangkan kepada pengelola kampung 99 atas usaha peternakannya di kawasan lingkungan tempat tinggal menjadi salah satu hal yang seharusnya dapat diperhatikan oleh seluruh pihak terkait untuk dapat segera menutup usaha mereka tersebut.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)