Di Depok, Jumlah Pengangguran Terus Meningkat

Di Depok, Jumlah Pengangguran Terus Meningkat

HarianDepok.com – Berita , Terkait permasalahan pengangguran di kota Depok mendapatkan perhatian khusus dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Depok yang dengan tegas mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar lebih serius mengatasi jumlah pengangguran di wilayah kota Depok yang kini sudah berpenduduk lebih dari dua juta jiwa.

Diperkirakan sebanyak 78.000 orang warga kota Depok masih berstatus sebagai pengangguran yang disebabkan oleh salah satu hal yaitu ketiadaannya Balai Latihan Kerja (BLK) di Depok sehingga berdampak kepada meningkatnya jumlah pengangguran di kota Depok setiap tahunnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok, Tata Jumantara mengatakan, permasalahan pengangguran yang terjadi di wilayah kota Depok tidak pernah teratasi dengan baik oleh SKPD Pemkot Depok yang dinyatakannya amat sangat jelas terlihat dari adanya Job Fair yang diselenggarakan di tiap tahunnya yang kurang dapat menyerap jumlah tenaga kerja yang ada.

“Kenapa tak dapat dientaskan oleh Dinaskersos, karena tidak ada BLK. Jika mereka punya kemampuan pasti tidak akan menganggur. Sekarang saja sudah mencapai 78 ribu orang,” tegasnya seperti dikutip dari Indopos (Jawa Pos Group) belum lama ini.

Selain ketiadaannya BLK di kota Depok, meningkatnya jumlah pengangguran di kota Depok disebabkan juga oleh adanya pertumbuhan dan penambahan jumlah penduduk dari daerah lainnya. Ditambah lagi dengan bertambahnya bangunan properti yang tidak diimbangi oleh lapangan kerja dari pihak swasta dan pemerintah setempat sehingga menjadikan jumlah pengangguran di Depok terus meningkat.

“Salah satu faktor yang cukup berdampak kepada meningkatnya jumlah pengangguran yaitu tadi, tidak adanya BLK sehingga jumlah mereka terus meningkat disetiap tahunnya. Apabila tidak diperhatikan dan ditangani secara serius oleh pihak terkait, maka dalam beberapa tahun kedepan, jumlah pengangguran diperkirakan akan terus bertambah secara drastis,” katanya.

Menurut data yang dimilikinya, tercatat pada tahun 2010 silam sebanyak 50.143 orang pengangguran terdata, jumlah tersebut terus mengalami peningkatan hingga 60.012 orang di tahun 2011. Dan pada tahun 2012 sampai dengan 2013, jumlah pengangguran masih terus bertambah hingga 61.300 orang. Dan ditahun 2014, jumlahnya terus melonjak naik hingga menjadi 65.072 orang.

Kemudian di tahun 2015 angkanya masih terus mengalami peningkatan hingga 69.000 orang dan di tahun 2016 ini, jumlahnya terus mengalami kenaikan dan diperkirakan tembus hingga 78.000 orang pengangguran. Maka daripada itu, agar jumlah pengangguran yang ada di kota Depok dapat ditekan, perlu adanya gerakan nyata dari pihak terkait yang bukan saja membuka Job Fair di setiap tahunnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan bahwa Pemkot Depok dalam upayanya menekan jumlah pengangguran di wilayahnya dianggapnya masih belum maksimal. Maka daripada itu pihaknya mendesak Pemkot Depok agar serius menangani permasalahan tersebut sesegera mungkin jangan sampai kedepannya jumlah pengangguran sama rata dengan jumlah penduduk kota.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)