Warga Kota Depok Dihimbau Agar Waspada Dengan Adanya Ajaran Aliran Sesat Yang Kini Kembali Muncul

Warga Kota Depok Dihimbau Agar Waspada Dengan Adanya Ajaran Aliran Sesat Yang Kini Kembali Muncul

HarianDepok.com – Berita , Adanya keberadaan aliran sesat yang berpusat di wilayah Kecamatan Cilodong, Depok baru baru ini, diresahkan oleh sejumlah masyarakat warga Kelurahan Jatimulya yang mengaku bahwa aliran tersebut sudah melewati ajaran dan tuntunan yang seharusnya.

Menyikapi akan adanya hal tersebut, pihak kepolisian kota Depok pun langsung bertindak cepat dengan mengawasi salah satu rumah yang diindikasikan sebagai tempat tinggal pimpinan aliran sesat tersebut. Menurut informasi yang didapatkan oleh rekan media dilapangan, aliran sesat tersebut diduga telah ada sejak setahun belakangan ini yang dimana para pengikutnya diajarkan untuk tidak perlu beribadah seperti mengaji dan sholat dalam keadaan gelap gelapan.

Aliran yang diduga dibawa oleh lelaki berinisial DS inipun langsung menyebar dan telah memiliki sejumlah pengikut. Mirisnya di dalam ajaran aliran tersebut, para pengikutnya khususnya wanita atau pria yang telah menikah dan memiliki seorang istri diwajibkan untuk bersetubuh dengan sang guru dan bukan kepada suami resminya dengan alasan bahwa dituntunannya tidak ada kewajiban seorang istri untuk melayani suami.

“Ada beberapa warga sini yang telah menjadi pengikut ajaran itu mas, namanya R yang memiliki seorang istri berinisial E. Dulu mah pake jilbab, rapi, sopan. Pas masuk ke aliran itu istrinya berubah total, lepas jilbab, merokok, pakai pakaian mini. Perilakunya pun kayak orang enggak sadar gitu kaya orang abis disirep,” tutur salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (14/05/2016).

Karena sudah meresahkan, akhirnya warga sekitar berencana untuk melakukan penggerebekan ke rumah salah sath pengikut aliran yang dikenal dengan sebutan Amanah Keagungan Ilahi (AKI). Namun sayangnya, belum juga rencana tersebut direalisasikan, Ketua aliran tersebut sudah kabur dan dikabarkan tinggal di Kelurahan Tirtajaya, Depok.

Sementara itu, Kapolresta Depok, Komsaris Besar, Dwiyono mengatakan bahwa jajarannya akan terus melakukan pengawasan dan penjagaan secara ketat terhadap keberadaan aliran tersebut yang diduga telah mengajarkan ajaran yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. “Kami akan terus pantau dan kami awasi keberadaannya jangan sampai meresahkan warga. Apabila memang terbukti akan kami tindak sesuai dengan aturan dan undang undang yang berlaku,” tegasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: