Sebanyak 3.352 Petugas Dikerahkan Untuk Sensus Ekonomi Kota Depok

Sebanyak 3.352 Petugas Dikerahkan Untuk Sensus Ekonomi Kota Depok

HarianDepok.com – Berita , Badan Pusat Statistik (BPS) yang pada beberapa bulan lalu tengah mempersiapkan sejumlah petugas untuk melakukan pendataan perkembangan perekonomian yang selama ini terus tumbuh dikabarkan akan segera merampungkan tugas tersebut yang diperkirakan akan selesai hingga akhir Mei 2016 mendatang.

Sebanyak 3.352 petugas diterjunkan ke seluruh wilayah kota Depok yang ada di 11 Kecamatan dan 63 Kelurahan. Banyaknya petugas yang dikerahkan kali ini disesuaikan dengan jumlah penduduk kota Depok yang sampai dengan saat ini telah memiliki penduduk sebanyak 2 juta jiwa.

Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok, Bambang Pamungkas mengatakan, bahwa untuk sensus ekonomi yang diselenggarakan oleh pihaknya kali ini adalah semua pemukiman yang ada di seluruh wilayah kota Depok, baik itu yang telah memiliki usaha maupun yang tidak. Sensus ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan ekonomi masyarakat saat ini.

“Kedepannya, akan bisa terlihat dengan jelas bagaimana perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang terjadi yaitu dengan cara melakukan sensus ekonomi seperti yang saat ini kami lakukan,” tuturnya, Jum’at (13/05/2016).

Ia menjelaskan, untuk mekanisme pelaksanaan sensus yang saat ini dilaksanakan oleh pihaknya dilakukan dengan menerjunkan sejumlah petugas ke pemukiman warga sampai di tingkat RT dengan maksud agar data yang diperoleh lebih akurat dan mendetail. “Untuk satu petugas dibebankan tugas untuk mensensus dua hingga tiga blok perumahan setiap harinya,” katanya.

Setelah berhasil melakukan sensus ke pemukiman warga, para petugas sensus pun nantinya harus melaporkan hasil pekerjaannya ke kantor BPS yang biasanya dilakukan dua hingga tiga kali pertemuan dalam waktu satu bulan. Di pertemuan tersebut, seluruh petugas diharuskan memberikan hasil sensusnya secara jelas.

Guna mencegah terjadinya aksi dan tindakan kriminal serta pelanggaran hukum yang mengatasnamakan BPS, Bambang pun telah melengkapi para petugasnya dengan sejumlah atribut kelengkapan yang diantaranya para petugasnya diberikan kartu identitas resmi, rompi, surat perintah tugas dan kelengkapan lainnya.

“Untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan, kami pun telah melengkapi para petugas kami dengan kartu identitas, surat perintah kerja, rompi kerja, tas dan topi. Jadi kami himbau kepada masyarakat agar berhati hati apabila ada yang mengaku sebagai petugas sensus. Silakan di cek terlebih dahulu kelengkapan identitasnya,” tegasnya.

Bambang menjelaskan nantinya apabila kegiatan sensus ekonomi yang digelarnya hingga akhir Mei 2016 nanti usai dilakukan, maka akan dapat terlihat dengan jelas perkembangan ekonomi yang ada di seluruh wilayah kota Depok. Oleh sebab itu dirinya meminta kepada seluruh masyarakat agar turut berpartisipasi mendukung sensus perekonomian saat ini agar dapat berjalan dengan baik.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: