DPRD Depok Setujui Stop Pembangunan Pusat Perbelanjaan dan Minimarket

DPRD Depok Setujui Stop Pembangunan Pusat Perbelanjaan dan Minimarket

HarianDepok.com – Berita , Maraknya bangunan minimarket bernuansa modern saat ini berdampak negatif kepada usaha kecil yang mengaku banyak gulung tikar dikarenakan mewabahnya minimarket yang hingga kini sudah mewabah masuk hingga ke pemukiman warga. Maka daripada itu agar dapat mencegah terjadinya tenggelamnya sektor usaha yang berbasis kerakyatan DPRD Kota Depok langsung menyetujui pemberhentian pembangunan minimarket dan tempat perbelanjaan.

Pemberhentian pembangunan sejumlah minimarket dan pusat perbelanjaan rencananya akan difokuskan di empat kecamatan yang ada di kota Depok antara lainnya adalah Kecamatan Beji, Cimanggis, Sukmajaya dan Cinere. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kota Depok, Farida Rachmayanti yang mengakui banyak menerima laporan dari masyarakat terkait perihal tersebut.

“Atas adanya desakan dan laporan yang kami terima dari masyarakat mengenai pembangunan pusat perbelanjaan dan minimarket khususnya di empat kecamatan ini kami langsung menindaklanjutinya dengan memasukannya ke Raperda untuk disahkan menjadi Perda. Ini akan kami fokuskan ke empat kecamatan,” tuturnya di Depok, Rabu (11/05/2016).

Farida menjelaskan bahwa dasar yang digunakan untuk penghentian pembangunan pasar modern yang ada di empat Kecamatan tersebut antara lain ditujukan agar dapat menjaga toko toko dan pasar tradisional agar dapat terus berkembang dan maju yang hingga kini semakin terhimpit oleh keberadaan pusat perbelanjaan dan minimarket.

“Saya tegaskan kembali bahwa untuk segala macam jenis usaha yang berbasis kerakyatan dan koperasi tidak akan kami batasi keberadaannya. Silakan saja untuk dibuat,” katanya.

Setelah mendapatkan pengesahan dari Gubernur Provinsi Jawa Barat mengenai Perda RDTR maka kedepannya, segala macam toko modern sudah tidak diperbolehkan lagi untuk bangun kembali. Dikarenakan keberadaannya sudah terlalu banyak sehingga menutupi potensi usaha kecil dan usaha lainnya yang berbasis kerakyatan.

Agar dapat menyelamatkan sektot UMKM dari keterpurukan, Farida juga meminta kepada pemerintah daerah terkait agar dapat terus mendukung usaha kecil untuk menjadikan mereka lebih mandiri, maju sehingga dapat berkembang dengan lebih baik lagi apagi di era MEA yang saat ini sudah dibuka gerbangnya sejak awal Januari lalu.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: