Polresta Depok Mengaku Akan Menindak Tegas Para Pelaku Penyebar Ajaran Sesat

Polresta Depok Mengaku Akan Menindak Tegas Para Pelaku Penyebar Ajaran Sesat

HarianDepok.com – Berita , Menyikapi akan adanya kabar berita mengenai pendirian negara Islam yang diduga disuarakan oleh salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) ternama yang berlandaskan ajaran Islam, Hizbut Tahrir semakin hangat santer terdengar di berbagai jejaring sosial yang ada di Indonesia saat ini dianggap bersinggungan dengan salah satu program kota Depok.

Religius menjadi salah satu program yang dimana disuarakan langsung dari Walikota Depok, Idris Abdul Shomad yang menegaskan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjadikan kota Depok yang religius sehingga dapat menekan tindakan kejahatan dan negatif lainnya.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok, Komisaris Polisi, Teguh Nugroho mengatakan bahwa pihaknya bersama sama dengan seluruh jajaran Pemerintah kota (Pemkot) Depok beserta TNI menyatakan akan terus menggelorakan tiga program di kota Depok yang diantaranya adalah unggul, nyaman dan religius.

“Kami beserta seluruh jajaran Pemkot Depok dan TNI di usia kota Depok yang sudah memasuki 17 tahun, akan terus menggelorakan tiga program yakni, unggul, nyaman dan religius,” tuturnya, Kamis (05/05/2016).

Ia menyatakan bahwa dalam mensukseskan ketiga program tersebut pihaknya sudah berkomitmen secara serius untuk mendirikan pesantren di wilayah hukumnya agar dapat membekali anak anak dengan edukasi dan pemahaman agama yang baik. Hal ini ditenggarai juga oleh terkenalnya pemimpin kota Depok sebagai alim ulama.

Dari pemaparannya, program religius yang akan dilaksanakannya dalam waktu dekat ini tentunya akan mendapatkan pendampingan khusus dari pihak terkait agar dapat terwujudkan apa yang telah dicita citakannya bersama sama dengan Pemkot Depok. Hal tersebut juga sebagai wujud implementasi program yang ada sebelumnya.

Di lain hal, Teguh juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas kepada para pelaku penyebaran ajaran atau aliran menyesatkan yang dapat merusak ahlak dan keimanan seseorang terhadap agama yang telah diakui oleh NKRI. Semuanya harus dilandasi oleh hukum, UUD 1945 dan Pancasila.

Agar dapat mencegah dan mengetahui secara cepat akan adanya penyebaran ajaran yang menyesatkan, Teguh mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan baik sampai ke akar akarnya. “Pihak kami akan terus memonitoring akan adanya ajaran sesat. Alhamdulillah sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan adanya laporan mengenai itu,” katanya.

Ia pun menyatakan akan terus berupaya semaksimal mungkin menjaga wilayah kota Depok agar selalu dalam keadaan kondusif.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: