Remaja Punk di Depok Ditangkap Petugas Diduga Kerap Melakukan Aksi Pemerasan Berkedok Mengamen

Remaja Punk di Depok Ditangkap Petugas Diduga Kerap Melakukan Aksi Pemerasan Berkedok Mengamen

HarianDepok.com – Berita , Polresta Depok dalam beberapa hari terakhir belakangan ini kerap melakukan razia preman di sejumlah jalan utama kota Depok yang salah satunya adalah Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, tepatnya di pertigaan Jalan Ramanda, Depok. Diketahui razia preman yang digelar oleh pihak kepolisian kota Depok disebabkan oleh adanya laporan dan keluhan dari masyarakat terhadap aksi pemerasan di sepanjang jalan tersebut.

Beberapa remaja pun berhasil diamankan oleh petugas yang diduga telah menjadi pelaku pemerasan dengan modus berpura pura menjadi pengamen. Sempat terjadi kemacetan yang panjang pada saat razia preman digelar dilokasi, sejumlah petugas pun terlihat melakukan penjagaan di beberapa titik agar dapat menangkap para pelaku pemerasan yang kabur dari kejaran petugas.

Kasat Lantas Polresta Depok, Komisaris Polisi, Sutomo mengatakan bahwa pihaknya pada beberapa hari terakhir belakangan ini banyak menerima laporan dari masyarakat yang mengeluhkan akan adanya aksi pemerasan di dalam angkutan umum yang dilakukan oleh sejumlah remaja punk.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya pun langsung melakukan operasi di jalan tersebut dengan mengerahkan sejumlah petugas berpakaian lengkap dan preman. Dari hasil razia yang dilaksanakan oleh jajarannya belum lama ini, petugas pun berhasil menggelandang dua orang remaja punk yang tengah mengamen di dalam angkutan umum.

“Beberapa hari terakhir ini, pihak kami mendapati banyak laporan dan keluhan mengenai adanya aksi pemerasan di sepanjang jalan Margonda Raya yang dilakukan oleh sejumlah remaja berpakaian punk bermodus mengamen. Maka daripada itu kami langsung bertindak tegas dengan mengamankan sejumlah pelaku pemerasan,” tuturnya, Jum’at (29/04/2016).

Dari keterangannya, di sepanjang Jalan Margonda Raya tepatnya di pertigaan Ramanda dan Siliwangi kerap menjadi tempat berkumpulnya anak anak remaja punk yang melakukan aktivitasnya mengamen dengan cara naik turun angkutan umum.

“Bukannya mengamen dan menyalurkan bakat mereka dalam bermusik malah mereka memanfaatkannya untuk memeras para penumpang yang berada di dalam angkutan umum. Sudah kami instruksikan kepada seluruh anggota Polantas yang berjaga jaga di Ramanda dan Siliwangi agar terus melakukan razia pengamen di angkutan umum,” jelasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: