10 Dari 45 UPS di Depok Masih Belum Beroperasi Dengan Baik

10 Dari 45 UPS di Depok Masih Belum Beroperasi Dengan Baik

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok hingga sampai saat ini telah mencatat sebanyak 35 Unit Pengolahan Sampah (UPS) yang tersebar di seluruh wilayah kota Depok telah beroperasi sangat baik. Namun ada beberapa UPS yang masih terkendala pengoperasiannya disebabkan oleh beberapa faktor.

Menurut informasi yang diperoleh dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, sedikitnya ada 10 UPS yang ada di Depok tidak beroperasi dengan maksimal yang disebabkan oleh adanya permasalahan yang dihadapi dilapangan seperti kurangnya partisipasi dari masyarakat akan hal tersebut.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kebersihan dan Pemakaman (DKP) Kota Depok, HM Ridwan mengatakan bahwa sampai dengan saat ini, jumlah UPS yang ada di seluruh wilayah kota Depok berjumlah sekitar 45 unit. Meski demikian, jumlah tersebut hanya mampu berjalan sebanyak 35 UPS saja yang pengelolaannya sudah terbilang sangat baik.

“Saat ini jumlah UPS yang ada sebanyak 45 unit. 10 diantaranya masih belum berjalan dengan baik, namun 35 UPS lainnya sudah beroperasi dan mampu berjalan apa yang sudah kami harapkan. Meski demikian, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengoptimalkan semuanya,” tuturnya, Rabu (27/04/2016).

Dari pengakuannya, untuk tahun 2016 ini, diprediksikan oleh pihaknya tidak akan menambah jumlah UPS. Hal ini lantaran akan adanya beberapa hambatan di dalam pembangunannya seperti permasalahan lahan yang hingga kini masih terus dikaji oleh Pemkot Depok untuk pengadaannya.

“Memang khusus di 2016 tidak ada penambahan UPS karena ada kendala dengan lahan, kami akan membangun UPS jika lahan tersebut telah milik pemerintah kota atau di lahan fasos-fasum,” paparnya.

Ia pun menerangkan bagi UPS yang hingga kini masih belum dapat berjalan dengan baik pihaknya akan terus berupaya dan membantu untuk mengoperasikan UPS yang ada agar dapat berjalan dengan baik. Selain itu pihaknya pun juga akan turut memantau seluruh UPS yang ada agar dapat mengurangi beban volume sampah yang dibuang ke TPA Cipayung.

“Bicara soal kendala memang ada beberapa permasalahan yang kami hadapi dalam penerapannya yang salah satunya adalah kami terkendala dengan kurangnya minat dan partisipasi dari masyarakat untuk menjalankan UPS yang ada. Beberapa UPS yang belum berjalan diantaranya berlokasi di Sawangan. Namun yang di kawasan Bojong Sari minggu lalu sudah beroperasi,” ungkapnya.

Agar dapat mengurangi kuota sampah di kota Depok, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat berpartisipasi dengan cara memilah sampah dapurnya sendiri sehingga jumlah residu sampah yang dihasilkan semakin sedikit.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)