Pungli di Lingkungan Kelurahan Pancoran Mas Depok Terjadi

Pungli di Lingkungan Kelurahan Pancoran Mas Depok Terjadi

HarianDepok.com – Berita , Tak tahan dengan adanya perlakuan yang kurang menyenangkan oleh para petugas pelayanan masyarakat di salah satu Kelurahan di kota Depok, membuat Saidah (36th) warga kota Depok, Jawa Barat mengungkapkannya langsung kepada media akan adanya peristiwa tidak menyenangkan tersebut.

Pasalnya Saidah mengaku bahwa dirinya merasa diperas oleh para petugas terkait 0ada saat dirinya hendak mengurus identitas kependudukan hingga mencapai 400 ribu rupiah untuk sekali kepengurusan. Maka daripada itu dirinya memohon kepada Walikota Depok agar menindak tegas para pelaku yang memungut biaya secara sepihak tersebut.

Saidah yang bertempat tinggal di Kampung Baru Gamg Rambutan RT 004/006 Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat ini menjelaskan, uang yang dibayarkan kepada salah seorang petugas yang bekerja di Kelurahan Pancoran Mas ini dikatakannya sebagai salah satu syarat untuk mempermudah mengurus identitas kependudukan yang dijanjikannya akan selesai dalam waktu 30 hari kerja.

“Sudah dua bulan sejak saya mengurus belum selesai selesai juga. Bolak balik ke Kelurahan mengorbankan waktu dan tenaga tapi hasilnya ya sama saja tetap belum selesai juga,” tuturnya kepada awak media, Rabu (27/04/2016).

Agar dapat mempercepat proses pembuatan identitas kependudukannya, Saidah akhirnya membayarkan uang tunai sebesar 150 ribu rupiah kepada oknum tersebut yang dikatakannya harus dibayar lunas pada hari berikutnya agar dapat diselesaikan dokumennya secepat mungkin. “Pas saya ke Kelurahan dan mau nanya apakah sudah jadi apa belum, eh gak taunya belum selesai juga,” keluhnya.

Merasa dipermainkan, Saidah akhirnya mencari informasi atas kasus yang menimpanya tersebut di daerah pemukiman tempat ia tinggal. Sungguh mengagetkan bahwa hal tersebut tidak hanya dialami oleh dirinya sendiri melainkan menimpa juga kepada salah seorang tetangganya. “Tetangga juga ada yang urus sama ibu itu dan ternyata kasusnya juga sama seperti saya,” bebernya.

Meski demikian, Saidah amat sangat mengharapkan identitas kependudukan yang telah diajukannya sejak lama dapat segera selesai. Hal ini disebabkan oleh adanya rencana Saidah untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) untuk buah hatinya agar dapat meringankan uang sekolah.

Dari pengakuannya, bahwa dirinya hingga kini belum mengetahui bahwa untuk mengurus identitas kependudukan gratis dan bebas dari pungutan liar. Ia pun merasa terkejut pada saat wartawan mengatakan bahwa saat ini Pemkot Depok memberlakukan layanan satu hari selesai untuk kepengurusan identitas kependudukan.

“Saya malah tahunya ada tetangga yang bikin akta lahir saja kena Rp 400.000. Pas saya ditawari Rp 400.000 untuk semuanya ya sama mau,” tandasnya.

Perlu diketahui bahwa sesuai dengan instruksi dan amanah yang diberikan oleh Walikota Depok, Idris Abdul Shomad saat ini bahwa untuk kepengurusan identitas kependudukan tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis dan untuk kepengurusannya sendiri tidak memakan waktu hingga berbulan bulan lamanya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)